Scroll to Top

AFC Cup 2011: Tiga Wakil Asia Tenggara Tersingkir

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 28 Sep 2011

Sudah tidak ada lagi wakil Asia Tenggara di perempat final AFC Cup 2011. Tiga wakil wilayah ini, Persipura (Indonesia), Chonburi, dan Muangthong United (Thailand), terdepak oleh tim-tim daratan Arabia.

Di antara ketiganya, Chonburi memberikan perlawanan yang paling ketat. Klub yang pernah dibekap Persipura 3-0 di penyisihan grup ini, mampu memaksakan pertandingan hingga saat-saat terakhir.

Sebenarnya, lawan Chonburi, Nasaf Qarshi dari Uzbekistan, bermodal lumayan menguntungkan. Bermain di kandang sendiri, mereka sudah mengantongi kemenangan tandang 0-1 dua minggu lalu.

Namun, Therdsak Chairman dkk. berhasil mencuri gol. Adalah Ney Fabiano yang mengejutkan publik Nasaf Qarshi memanfaatkan sebuah sepak pojok.

Kedudukan 0-1 bertahan hingga 120 menit. Artinya, pemenang mesti ditentukan melalui adu penalti. Di sinilah nasib Ney Fabiano berubah 180 derajat. Sang penyelamat dalam waktu normal ini justru gagal sebagai penendang pertama Chonburi.

Kemenangan Nasaf ditentukan oleh sang penjaga gawang, Murod Zukhurov. Ia ditunjuk sebagai salah satu penendang penalti  dan dibayarnya dengan baik. Zukhurov sukses menaklukkan kiper Sinthaweechai Hathairattanakool, mantan kiper Persib.

Empat penendang pertama Nasaf sukses; sementara Chonburi cuma bisa melesakkan tiga penalti. Artinya, jika penendang kelima Nasaf berhasil menaklukkan Sinthaweechai Hathairattanakool, pertandingan selesai lebih cepat. Namun, Artur Gevorkyan, pemain timnas Turkmenistan, gagal mengeksekusi bola. Alhasil, keadaan berubah. Chonburi seperti berada di atas angin.

Apalagi penendang terakhir adalah Therdsak Chaiman yang menjadi salah satu pemain senior timnas Thailand. Sayang, justru beban mesti mencetak gol membuatnya gagal. Zukhurov berhasil menghentikan tembakan pemain yang hampir merumput di Liga inggris ini sehingga kedudukan akhir adalah 4-3 untuk kemenangan Nasaf.

Dengan hasil ini, Nasaf melenggang ke semifinal. Mereka menanti pemenang antara Al-Wehdat (Yordania) dengan Duhok (Irak).

 

Wakil Indonesia Terhenti Lagi

Dalam pertandingan lain, wakil Indonesia, Persipura Jayapura, tidak bisa berbuat banyak saat dijamu oleh Arbil (Irak). Kalah 1-2 dalam pertemuan pertama, Mutiara Hitam mesti mencetak 2 gol tanpa balas untuk melanjutkan perjalanan mereka. Namun, yang terjadi justru di luar harapan.

Arbil berhasil mencetak gol tunggal melalui Amjed Radhi di menit 60. Tim yang sebenarnya “cuma diundang” AFC untuk tampil di AFC Cup ini lolos dengan agregat 3-1. Mereka akan berhadapan dengan Al-Kuwait (Kuwait) yang juga melewati sesama tim Asia Tenggara, Muangthong United, dengan agregat 1-0.

Pertandingan semifinal AFC Cup sendiri akan berlangsung pada 4 dan 18 Oktober 2011. Untuk wakil Indonesia, pencapaian Persipura di perempat final adalah prestasi tersendiri. Untuk pertama kalinya ada wakil negara kita yang berhasil mendarat di 8 besar AFC Cup. Prestasi terbaik sebelumnya diperoleh Sriwijaya dalam AFC Cup 2010 dan PSMS Medan di AFC Cup 2009 (wakil Indonesia baru masuk ke AFC Cup sejak 2009). Dalam dua kesempatan itu, Laskar Wong Kito  dan PSMS terhenti di babak 16 besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda