Scroll to Top

Ribuan Kosmetik Berbahaya BPOM Amankan dari Pasaran

By C Novita / Published on Monday, 28 Oct 2013

kosmetik berbahaya bpom

Sebanyak 74.067 produk kosmetik yang tanpa izin edar (TIE) dan diduga mengandung bahan berbahaya bagi penggunanya berhasil diamankan oleh BPOM sampai bulan Juli 2013 ini. Hasil tersebut merupakan sampling atau contoh yang diambil dari berbagai lokasi penjualan kosmetik yang ada di Indonesia untuk tujuan pengawasan rutin.

“Temuan kosmetik berbahaya paling banyak ada di Jakarta dan Surabaya,” terang T. Bahdar J. Hamid yang menjabat Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Kompeten BPOM seperti dilansir oleh Tribunnews.

Dari total ribuan produk tersebut, yang termasuk kosmetik dengan kandungan bahan berbahaya sebanyak 2.529 buah. Sedangkan yang tanpa izin edar ada 1.265 jenis.

Dari fakta tersebut, tentunya masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaan lagi sebab yang pasti ada lebih banyak jenis dan merk kosmetik yang beredar di pasaran, namun belum dideteksi oleh BPOM mengenai keamanannya.

Biasanya kosmetik yang termasuk jenis itu adalah pemutih kulit, pewarna bibir, pewarna rambut, serta blush on untuk pipi.

Ciri dari kosmetik yang tanpa izin edar adalah tidak adanya nomer notifikasi izin peredaran yang tercantum di kemasannya, atau nomer tersebut palsu. Hal tersebut menandakan kosmetik yang dimaksud belum melewati sejumlah tes yang disyaratkan oleh BOPM.

Biasanya kosmetik berbahaya mengandung bahan rhodamin (pewarna tekstil merah) atau hidroquinon (air keras pemutih), merkuri, serta methanil yellow. Untuk lebih amannya, konsumen disarankan melakukan pengecekan dahulu pada situs resmi BPOM yaitu: pom.go.id. Apakah merk kosmetik yang ia beli ada dalam daftar kosmetik aman atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda