Scroll to Top

Sekilas Mengenai Sejarah Perayaan Hallowen

By C Novita / Published on Tuesday, 29 Oct 2013

sejarah hallowen

Hallowen biasanya berlangsung pada malam tanggal 31 Oktober setiap tahunnya. Ini adalah tradisi yang  dilakukan oleh masyarakat Barat (Amerika) yang menggunakan kostum seram ala setan dan berkeliling ke rumah-rumah untuk melakukan trick or treat.

  • Sejarah festival Samhain

Sejarah perayaan hallowen sendiri berasal dari kepercayaan kuno orang Kelt (Celtics), yang selalu merayakan festival Samhain (samain) di akhir bulan Oktober. Mereka hidup di daerah Irlandia serta Skotlandia dan sekitarnya.

Ini adalah festival perayaan akhir masa panen tanaman di pertanian mereka, yang biasanya berlangsung di musim panas dan musim semi (masa terang). Akhir bulan Oktober adalah masa menjelang musim gugur dan musim dingin (masa gelap), saat matahari jarang terlihat.

Orang Kelt (Celtics) percaya di masa gelap, batas antara dunia roh atau arwah dengan dunia nyata sangat tipis dan mudah diterobos oleh mereka. Saat itu arwah dan setan akan gentayangan dan mengganggu penduduk di sana.

Itu sebabnya mereka mengadakan upacara Samhain, untuk menyambut arwah leluhur dengan makan-makan dan menyembelih hewan. Sementara arwah jahat mereka coba usir dengan membakar tulang belulang hewan persembahan di api unggun yang mereka buat.

Orang Kelt juga memakai kostum seram, dengan harapan arwah yang jahat tidak mengganggu mereka karena terkecoh, mengira mereka adalah temannya.

  • Berubah jadi Hallowen

Kata hallowen berasal dari All Hallows Eve, yaitu sebuah tradisi misa yang dilakukan oleh pengikut gereja Katolik di masa abad ke 8, pada malam sebelum All Hallow Mans (all saint day). Biasanya dilakukan pada tanggal 1 November. Itu adalah hari untuk menghormati para santo atau orang suci di agama katolik.

Karena waktu perayaan yang berdekatan tersebut, dan dengan tujuan menghilangkan tradisi orang pagan Kelts yang menyembah setan, maka festival Samhain disebut sebagai hallowen. Yang dimaksudkan agar orang pagan turut menjadi pengikut dari All Hallow Mans. Atau menjadi pengikut gereja di masa itu.

 

Dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda