Scroll to Top

Traffic Anjlok, Lintasberita meluncurkan Lintas.me

By Admin / Published on Tuesday, 31 May 2011

Membaca berita tentang usaha re-branding LintasBerita di situs sebelah menjadi Lintas.me, sempat memunculkan sedikit tanda tanya. Kenapa harus sekarang? Kenapa harus dengan website baru? Lintas berita sendiri sudah memiliki nama besar, juga merupakan salah satu dari 40 besar di Alexa Indonesia, setidaknya sampai artikel ini ditulis.

Statistik dari Alexa di atas menunjukkan bahwa Lintasberita mengalami penurunan traffic pengunjung yang signifikan sejak melakukan re-design pada bulan Februari 2011. Re-design situs merupakan satu dari beberapa tantangan yang harus dijalani setiap web startup. Resiko terbesar dari proses re-design apabila tidak dilakukan secara tepat dan terencana adalah berkurangnya nilai authority atau tingkat kepercayaan di mata mesin pencari.

Logikanya, karyawan yang tiap hari naik motor atau busway ke kantor namun tiba-tiba mengendarai Jaguar tanpa ada alasan yang jelas, entah itu dapat warisan atau jualan rumah. Akan menimbulkan kecurigaan di kalangan rekan kerja, sehingga membuat gerak-geriknya menjadi lebih diawasi dan bahkan bisa dijauhi. Sama halnya dengan re-design website, mesin pencari yang sudah terbiasa dengan layout dan struktur URL (link) lama akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tampilan dan struktur yang baru. Pengunjung yang sudah terbiasa dengan design lama juga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tampilan yang baru.

Lalu apakah proses re-design Lintas Berita dulu merupakan proyek gagal? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi melihat statistik tiga bulan terakhir dari Alexa di atas, bisa dikatakan iya. Mengingat sebagian besar traffic berasal dari search engine, bisa jadi Lintasberita mengalami penurunan tingkat authority. Atau mungkin pengunjung yang merasa kesulitan beradaptasi dengan konsep dan layout yang baru.

Kembali ke Lintas.me, usaha rebranding ini akan ditangani oleh Danny Wirianto, tokoh yang sama yang menangani masa transisi Kaskus di tahun 2008 dulu. Lintas.me sendiri sepertinya akan lebih mengedepankan fitur rekomendasi dan social melalui integrasi langsung dengan Facebook dan Twitter dengan fiturnya “Lintas Social”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda