Scroll to Top

Kepler 78b, Planet Kembaran Bumi Bersuhu Neraka

By Ibnu Azis / Published on Friday, 01 Nov 2013

kepler 78b

Kepler 78b, penemuan planet ini melegakan hati para ilmuwan dan peneliti antariksa. Ternyata, planet Bumi miliki kembaran di jagat raya. Namun celakanya, meski menyerupai, Kepler 78b bersuhu neraka.

Musim kemarau di tanah air rata-rata miliki suhu 30 – 40 derajat celcius. Dengan suhu tersebut tubuh berasa sudah mandi uap. Keringat menetes dan peluh tak tertahan terus mengalir. Bagaimana bila 2.000 derajat celcius?

Suhu tersebut sama dengan 20 kali suhu air mendidih. Membayangkan tersiram air panas saja sudah sangat menyiksa. Bagaimana bila 20 kali lebih panas daripada air mendidih?

Ya, planet Kepler 78b si kembaran Bumi miliki suhu luar biasa panas. Suhunya membara. Tak salah jika dianalogikan menyerupai neraka.

Kepler 78b miliki massa dan kepadatan materi mirip dengan Bumi; batuan dan besi. Planet itu mengorbit di sebuah bintang yang jaraknya 400 tahun cahaya dari bumi.

Planet tersebut miliki jarak yang terlalu dekat dengan bintang induknya. Jaraknya sekitar seperseratus dari jarak Bumi dan matahari. Rincian planet ini terungkap dalam jurnal sains Nature.

Kepler 78b menurut astronom terkunci dari bintang induknya. Satu sisinya permanen menghadap bintang dan sisi lainnya  berada di baliknya. Dan sisi yang menghadap bintang itu miliki suhu antara 2.000 hingga 2.800 derajat celcius.

Dengan suhu gila ini tentu saja terlalu panas bila ditinggali oleh mahkluk hidup. Namun jika sisi ‘siang’ Kepler 78b sangat membara para ilmuwan belum memperkirakan sisi ‘malam’ planet tersebut.

“Mengatakan bahwa permukaan ‘sisi siang’ planet itu meleleh, kami belum mengetahui suhu di sisi malam,” jelas Josh Winn, profesor Fisika MIT.

Menurut penelitian dari sejumlah ilmuwan Kepler 78b besarnya 1,2 kali ukuran Bumi dan bermassa 1,7 kali planet yang dihuni manusia ini. Sedangkan kepadatan Kepler 78b yakni 5,3 gram per centimeter kubik dan hanya beda tipis dengan Bumi yang miliki kepadatan 5,5 gram per centimeter kubik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda