Share

Tak sia-sia rupanya usaha Whulandary Herman mengenakan kostum nasional dengan berat sekitar 10-15 kilogram di ajang Miss Universe tanggal 9 November lalu, sebab ia menyabet posisi runner up 3 di sesi National Costume tersebut. Ia dikalahkan oleh Miss Nicaragua yang duduk di peringkat 1, dengan desain kostum nasional yang hampir mirip dengan desain busana reog miliknya.

Kostum dengan bahan 99 lembar bulu merak, serta lebar 1,5 meter dan tinggi 3 meter tersebut dirancang oleh desainer Yanuar Pribadi, Ning Hadiati, dan Sri Uningsih. Whulandary mengaku cukup kerepotan saat belum terbiasa berlatih mengenakan sendiri kostum besar itu.

Untuk diketahui, setiap peserta Miss Universe memang harus mengenakan sendiri kostum nasional mereka tanpa bantuan. Namun setelah kerap berlatih memakainya, Whulandary mengaku hanya menghabiskan waktu 10 menit hingga selesai mengenakannya.

“Memakainya harus cepat. Awal belajar, waktu yang dihabiskan bisa sampai 25 menit. Tapi sekarang sudah 10 menit,” ungkapnya dalam jumpa pers sebelum bertolak ke Rusia.

Dalam akhir penyelenggaraan Miss Universe tanggal 9 kemarin, diumumkan bahwa Miss Universe 2013 ternyata jatuh pada Maria Gabriela Isler, kontestan dari Venezuela yang memang diakui sebagai gudang wanita-wanita cantik.

Sedangkan Whulandary Herman sendiri yang menjadi wakil Miss Universe 2013 dari Indonesia boleh berbangga dengan prestasinya berhasil masuk ke posisi 16 besar dari total 86 peserta.