Scroll to Top

Pakai Cermin Raksasa, Warga Desa Rjukan Dapat Nikmati Sinar Matahari

By Ilham Choirul / Published on Monday, 11 Nov 2013

desa rjukan

Warga desa Rjukan untuk pertama kalinya di musim semi ini merasakan sinar matahari. Di sana setiap musim tersebut kerap terkendala dengan kehadiran matahari karena letaknya dikelilingi oleh gunung yang cukup tinggi. Untuk bisa menuju ke sana, warga mesti naik mobil kabel yang itu pun hanya dapat dinaiki oran-orang tertentu. Kini berbekal beberapa cermin raksasa, desa di selatan Norwegia dapat menikmati pantulan matahari.

Biasanya selama enam bulan desa tersebut tidak mendapat cahaya matahari langsung. Di sana ada 3.500 penduduk yang merindukan matahari. Atas ide dari wisatawan Prancis bernama Martin Andersen yang berkunjung 10 tahun lalu, muncullah “ide gila” untuk membuat cermin raksasa agar cahaya dapat dipindahkan ke arah pedesaan.

Ide ini disetujui oleh pemerintah daerah setempat sekalipun banyak pertentangan. Lalu, proyek pembuatan cermin disetujui dan mengucurlah dana 5 juta kroner ( 849 ribu dollar AS). Tidak semuanya dibebankan ke negara. Sebab, ada 4 juta kroner yang disumbang oleh sponsor.

Jadilah kemudian tiga cermin raksasa. Ukuran luasnya mencapai 17 meter persegi. Cermin ini ditempatkan melalui sebuah penopang yang berada di ketinggian 437 meter utara Desa Rjukan. Dari situ, cermin bergerak otomatis menyinari desa dan mampu menyinari seluas 600 meter persegi. Pergerakannya sudah terkomputerisasi.

Warga berharap ini menjadi daya tarik tersendiri bagi desanya. Dan, warga juga punya keinginan bahwa desanya bisa dinobatkan sebagai salah satu Daftar Warisan Dunia UNESCO untuk tahun 2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda