Scroll to Top

Barcelona Era Tata Martino Kalahkan Barca Era Pep Guardiola!

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 14 Nov 2013

Barcelona Era Tata Martino Meninggalkan Tiki-Taka

Barcelona era Tata Martino sejauh ini menjadi Barca terkuat dalam 10 tahun terakhir. Mereka bahkan menyalip catatan klub Catalan era Pep Guardiola yang disebut-sebut sebagai Barcelona terbaik sepanjang masa.

Kehebatan Barca era Tata Martino, bisa dilihat dari statistik. Sejak musim 2003/2004, kubu Camp Nou  terbiasa untuk duduk di puncak klasemen Liga Spanyol pada pekan ke-13. Hanya tiga kali mereka gagal memperoleh pencapaian ini, yaitu pada 2003/2004 (peringkat lima), 2007/2008 (peringkat tiga), dan 2011/2012 (peringkat kedua).

Namun khusus musim ini, ada yang berbeda. Tak lain adalah jumlah poin yang mencapai 37 dalam 13 pertandingan awal La Liga. Hasil dari 12 kemenangan dan sekali seri. Hal yang membuat Tata Martino membawa klub Catalan unggul tiga angka dari Atletico Madrid dan enam angka dari Real Madrid.

Dalam dekade terakhir, tidak ada tim Barca lain yang bisa mencapai 37 poin hanya dalam 13 laga. Kecuali, Barcelona musim lalu yang dilatih oleh Tito Vilanova. Namun, lagi-lagi perbedaan.

Barcelona Era Tata Martino Kalahkan Barca Era Pep Guardiola!

Kubu Camp Nou era Tito Vilanova memang lebih banyak mencetak gol. Mereka membobol gawang lawan 42 kali, sedang tim Martino cuma 38 kali. Tapi, dari segi kebobolan dan surplus gol, Barcelona musim ini lebih berjaya. Mereka cuma kemasukan 8 alias nyaris setengah kebobolan musim lalu (15 kali). Alhasil, surplus gol pun membaik, dari 28 gol menjadi 30 gol.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan pencapaian tim Pep Guardiola, prestasi paling apik pelatih berkepala plontos itu di klub Catalan, terjadi pada musim 2010/2011 ketika mengumpulkan 34 poin alias tiga angka lebih sedikit daripada tim Tata Martino musim ini. Tapi, dari segi selisih gol, tim Pep masih unggu, karena pernah meraih surplus 31 gol di pekan 13 musim 2008/2009.

Meskipun terlihat hebat, ini bukan jaminan bahwa Barcelona era Tata Martino akan memenangi liga dengan mudah. Dalam 10 tahun terakhir, Barca ‘cuma’ enam kali juara dari tujuh keadaan; kala menjadi peringkat pertama di pekan 13. Nah, apa yang akan terjadi di akhir musim? Mampukah Gerardo Martino mencetak 100 poin seperti musim lalu? Ataukah Barcelona akan terluka seperti yang pernah terjadi pada musim 2006/2007?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda