Scroll to Top

Pengasaman Air Laut Dunia Terjadi Sangat Cepat

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 14 Nov 2013

lautan

Penyuka liburan ke laut sebaiknya mulai mawas diri. Pasalnya menurut informasi dari Badan Peneliti Nasional Prancis, hampir seluruh air di lautan di dunia mulai terjajadi pengasaman. Ini terjadi karena tingginya kadar karbondioksida. Diperkirakan lautan mendapatkan asupan karbondioksida sampai 24 juta ton setiap tahunnya. Proses pengasaman air laut terjadi cukup cepat dan mungkin meluas sampai 170 persen di tahun 2100.

Masalahnya air laut nantinya semakin tidak aman. Dikutip dari BBC, sekitar 30 persen spesies mungkin menjadi rentan terhadap ancaman ekosistemnya dan tidak mampu bertahan. Karbondiaksida ini sampai membuat susunan air kimia air berubah.

Profesor Jean Pierre Gattuso dari CNRS menyampaikan, pengasaman seperti ini belum pernah ditemui di masa-masa sebelumnya karena terjadinya sangat cepat. Awalnya proses pengasaman terjadi di masa revolusi industri. Kala itu kadar keasaman air lau sudah meningkat 26 persen.

“Anda tidak menemukan moluska pada tingkat pH pada tahun 2100, ini benar-benar fakta cukup menakjubkan,” kata Prof Gattuso.

Saat ini pengasaman paling parah terjadi di laut Antartika dan Artktik. Di sana terjadi terdapat kandungan karbondioksida cukup tinggi karena perairan dingin menghimpun gas ini untuk bertahan. Hanya saja ini ancaman bagi kehidupan bawah air. Diperkirakan kehidupan air segera punah sebesar 30 persen. .

Jauh hari sebelum menginjak tahun 2100, mungkin peringatan untuk menjauhi laut Kutub Utara akan diumumkan. Pasalnya, pada tahun 2020, air di Kutub Utara sudah tidak cocok lagi ditinggali spesies yang memiliki cangkang dari kalsium karbonan. Puncaknya yaitu di tahun 2100 yang mengisyaratkan seluruh wilayah Kutub Utara tidak laik untuk dikunjungi

Bukan tidak mungkin pengasaman ini segera menyebar cepat ke berbagai negara termasuk Indonesia. Hanya manusia sendiri yang bisa menyelamatkan kondisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda