Scroll to Top

Ekuador vs Argentina 0-0: Mandul Tanpa Lionel Messi

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 16 Nov 2013

Argentina vs Ekuador

Tanpa Lionel Messi, pasukan Alejandro Sabella hanya bisa menuai skor 0-0 dalam hasil pertandingan Ekuador vs Argentina. Tampil di pertandingan persahabatan internasional pada Sabtu, 16 November 2013, tak ada gol tercipta meski Ekuador dan Argentina saling serang selama 90 menit.

Bermain di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, pelatih Alejandro Sabella tetap menurunkan para jagoan terbaiknya untuk melawan Ekuador, tim yang dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 zona CONMEBOL duduk di peringkat keempat dan memastikan berangkat ke Brazil.

Tidak ada alasan ‘berdamai’ dari kedua belah kubu. Masing-masing tampil agresif di babak pertama, dimuali dari gedoran Argentina. Menit ketiga, memanfaatkan umpan Angel Di Maria, Ezzequiel Lavezzi memberi terapi kejut kepada lini belakang lawan.

Tapi, Ekuador tak gentar. Mereka kemudian menggempur pertahanan tim tango, terutama melalui pergerakan Jefferson Montero. Puncaknya adalah tandukan sang pemain yang masih membentur tiang gawang di menit 13.

Ini menjadi penanda apa yang terjadi pada menit-menit berikutnya. La Tri terlihat tajam dan meneror lini belakang Argentina. Sayang, penyelesaian akhir mereka masih di bawah rata-rata. Sebaliknya, dengan kualitas yang dimiliki pasukan Alejandro Sabella, sebuah serangan balik kilat bisa-bisa saja menikam Alexander Dominguez.

Lionel Messi 4
Lionel Messi Absen

Babak pertama yang panas berakhir dengan skor 0-0. Lalu, lima menit setelah turun minum, Dominguez menjadi pahlawan Ekuador kala menepis tembakan Angel Di Maria. Pria yang sama lagi-lagi menjadi musuh besar Dominguez selang tujuh menit. Apa yang ditimpakan Ekuador sepanjang 45 menit awal, dibalas Argentina pada paruh berikutnya.

25 menit terakhir laga, digunakan oleh masing-masing pelatih untuk rotasi pemain. Bukan berarti kualitas laga benar-benar menurun. Ada kesempatan ketiga Angel Di Maria yang masih mentok di menit 72, yang disusul gagalnya Rodrigo Palacio berkoneksi dengan Riki Alvarez.

Tembakan voli Sergio Aguero yang membentur tiang menjadi tanda berakhirnya laga. Tiga hari lagi Argentina akan bersua dengan Bosnia-Herzegovina, sementara Ekuador menjajal kemampuan Honduras.

EKUADOR (4-5-1): Dominguez; Erazo, Paredes, Noboa ( F. Gaibor ’85), Guagua; Montero (F. Martínez  ’73), W. Ayovi, Castillo, Antonio Valencia (J. Rojas  ’89), Enner Valencia (R. Ibarra ’60); Caicedo (J. Ayoví ’73)

ARGENTINA (4-4-2): Romero; Garay, Orban, Roncaglia (Pablo Zabaleta ’66), Fernandez; Banega (Lucas Biglia ’69), Mascherano, Alvarez (Maxi Rodríguez ‘7(), Di Maria; Higuain (Rodrigo Palacio ’70), Lavezzi (Sergio Agüero ’66).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda