Scroll to Top

Persib Abaikan Pembinaan Pemain Muda?

By Aditya / Published on Saturday, 16 Nov 2013

Pemain Binaan Persib

Persib Bandung dalam beberapa musim terakhir selalu dipenuhi oleh para pemain bintang. Kondisi ini membuat Persib dituding ingin instan dalam mencapai prestasi. Di sisi lain, para pemain muda asli binaan Persib mulai jarang yang beredar di skuat utama karena kalah bersaing dengan jajaran pemain mahal. Persib pun disebut mulai mengabaikan pembinaan pemain muda. Benarkah?

Kritikan mengenai hal ini dilontarkan oleh Nugraha Besoes, tokoh sepakbola Bandung yang pernah menjabat sebagai Sekjen PSSI di era Nurdin Halid. Nugraha Besoes menilai, Persib saat ini bukan seperti Persib di era terdahulu yang masih menghasilkan para pemain binaan sendiri dengan kualitas bagus.

Pembinaan pemain muda, kata Nugraha Besoes sebenarnya bukan hanya tanggungjawab manajemen Persib. Namun, dua pihak terkait lainnya, yaitu klub-klub yang bernaung di bawah Persib dan Pengcab PSSI Kota Bandung, juga harus saling bersinergi dalam persoalan ini.

“Siklus prestasi Persib juara 1937, 1961, 1986, 1990, 1994 dan Ligina (Liga Indonesia) 1994/1995. Muncul pertanyaan kenapa siklus Persib seperti itu? Mencari pemain binaan, pekerjaan siapa ini? Jawabannya bukan sepenuhnya pekerjaan dan tanggungjawab Persib, tapi pekerjaan dari hulunya, yakni klub amatir dan Pengcab PSSI Kota Bandung,” beber Nugraha Besoes di Bandung belum lama ini.

Eka Ramdani
Eka Ramdani, Salah Satu Pemain Asli Persib yang Sukses di Kancah Nasional

“Ada tiga elemen penting yakni Pengcab, klub amatir, dan Persib sebagai titik apinya. Ketiga elemen inilah yang harus mencapai titik temu. Ketika kompetisi di tingkat klub amatir tersumbat itu jadi tugas Pengcab untuk kembali menjalankannya. Persib juga tidak mau proses selalu ingin instan. Kalau tiga elemen penting ini tidak ketemu, pemain-pemain kita (pemain lokal Bandung) pasti buyar,” lanjutnya.

Sebagai jawaban atas kritikan Nugraha Besoes tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono meresponnya dengan diplomatis. Persib berjanji akan terus menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait demi pembinaan pemain muda.

“Soal pembinaan akan kami biarkan berjalan, yang perlu ditekankan di sini adalah koordinasi dan sinergitasnya dengan pihak-pihak yang terkait. Masukan-masukan dari eksternal klub adalah kunci untuk kemajuan Persib, termasuk dari pers,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda