Scroll to Top

Persebaya 1927 Terancam Bubar, Pemain Pilar Pilih Keluar

By Raditya / Published on Monday, 18 Nov 2013

Nasib Persebaya 1927 yang musim lalu berlaga di Indonesia Premier League (IPL) semakin tidak jelas karena tidak mendapat pengakuan dari PSSI. Tim yang sebenarnya dihuni oleh banyak pemain bintang ini bahkan terancam bubar. Kondisi ini membuat para pemain pilar Persebaya 1927 memilih keluar dan mencari klub lain untuk musim depan. Siapa saja?

Salah satu pemain pilar Persebaya 1927 yang sudah pasti pindah klub adalah Taufiq. Gelandang mungil yang pernah bermain untuk PSIM Yogyakarta ini telah resmi berkostum Persib Bandung untuk Indonesia Super League (ISL) musim depan. Setelah memperkuat Timnas Indonesia senior, Taufiq akan segera bergabung dengan Persib.

Berikutnya adalah Fernando Soler yang dalam dua musim terakhir menjadi striker andalan Persebaya 1927. Penyerang asal Argentina ini telah menegaskan ingin merumput di klub lain musim depan. Fernando Soler bahkan mengungkapkan keinginannya untuk hijrah ke PSM Makassar.

Sang superstar Andik Vermansyah pun tak ketinggalan. Setelah sekian lama lekat sebagai ikon Persebaya 1927, penyerang sayap lincah ini akan meninggalkan Surabaya. Usai membela Timnas Indonesia U23 di ajang SEA Games 2013, ia akan memutuskan masa depannya. Sejauh ini, ada dua tim asing, yakni Ventforet Kofu (J-League Jepang) dan Selangor FA (Malaysia) yang telah mengajukan tawaran kepada Andik Vermansyah.

Persebaya 1927 juga terancam ditinggalkan pemainnya yang selama ini dikenal paling loyal, yaitu Mat Halil. Pemain yang kerap berperan sebagai bek atau sayap kiri ini dikabarkan tengah diincar oleh Persela Lamongan. Mat Halil pun telah memberi isyarat akan hengkang dari Persebaya 1927 yang sudah sekian lama diperkuatnya.

Satu lagi adalah Evan Dimas Darmono. Pemain didikan Persebaya 1927 yang menjadi bintang di Timnas Indonesia U19 ini sedang gencar didekati oleh Persebaya Surabaya yang musim depan berlaga di ISL. Namun, hingga saat ini Evan Dimas belum memberikan keputusan apapun.

Setelah mengalami dualisme klub, nasib Persebaya 1927 kini memang di ujung tanduk. PSSI lebih mengakui Persebaya yang berlaga di ISL musim depan sehingga masa depan Persebaya 1927 menjadi tidak jelas, bahkan terancam gulung tikar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda