Scroll to Top

Jamu Temulawak Jangan Direbus, Untuk Hasil Terbaik

By C Novita / Published on Wednesday, 20 Nov 2013

temulawak

Bagi mereka penyuka obat-obatan herbal, mengonsumsi jamu temulawak pasti sudah bukan sesuatu yang aneh. Temulawak dipercaya memberikan banyak khasiat untuk kesehatan. Di antaranya meningkatkan nafsu makan, mengobati maag, mengatasi inflamasi di pencernaan, bersifat anti-kanker, mempunyai antioksidan tinggi, serta membantu meningkatkan fungsi ginjal dan hati.

Namun Prof. Dr. dr. Nyoman Kertia, Sp.PD-KR dari Fakultas Kedokteran UGM mengungkap bahwa kebiasaan merebus temulawak dapat merusak banyak zat bermanfaat yang terkandung di dalamnya.

Kurkumin dan minyak atsiri pada temulawak akan berguna secara maksimal jika diminum dalam kondisi segar tanpa pemanasan lebih dari 50 derajat celsius. Jika direbus dengan suhu lebih dari 50 derajat celsius maka khasiatnya akan rusak dan hilang.

“Kalau dipanaskan lebih dari 50 derajat kurkumin akan rusak atau hilang, sehingga tak ada manfaatnya,” ungkapnya seperti dilansir oleh Sehatnews.

Lalu bagaimana cara penyajian temulawak agar khasiatnya tetap maksimal? Yaitu dengan membersihkan rimpangnya dengan benar, dikupas dan dicuci, lalu diolah menjadi jus. Bisa juga dengan cara di hancurkan dengan lumpang atau cobek, kemudian diseduh air hangat.

Bila ingin menambah rasa, maka Anda dapat memberi tambahan madu serta jeruk nipis. Segera diminum dalam keadaan segar agar khasiatnya lebih manjur. Demikian saran dari Prof. Kertia yang juga merupakan Ketua Tim Pengobatan Herbal di RS Dr. Sardjito, Yogyakarta.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda