Scroll to Top

Bahaya Suntik Silikon Cair Untuk Kecantikan

By C Novita / Published on Wednesday, 20 Nov 2013

silikon

Suntik silikon cair kerap jadi pilihan beberapa orang yang nekat ingin memancungkan hidung, menambah volume dagu atau bibir namun tak punya biaya besar untuk operasi plastik di dokter ahli. Padahal silikon cair bukan termasuk benda yang aman dan sehat untuk dimasukkan ke dalam tubuh manusia, apalagi dengan tujuan kecantikan. Seringnya silikon yang dipakai malah jenis yang biasanya digunakan untuk industri.

Memang biaya yang harus dikeluarkan oleh seseorang yang ingin mengganjal hidung supaya terlihat lebih tinggi dengan suntik silikon, tak mahal. Paling tidak, jauh lebih murah dibanding melakukan operasi rhinoplasty atau operasi memancungkan hidung. Namun resiko kesehatan yang dihadapi oleh pasien sangat besar.

Mungkin dalam jangka pendek, hidung akan terlihat lebih mancung. Tetapi lama-kelamaan silikon cair yang berada di bawah kulit hidung akan mengikuti gaya gravitasi Bumi dan melorot ke bawah. Ini yang menyebabkan bentuk hidung pelaku suntik silikon terlihat aneh dan membesar di bawah hidung.

Bagi mereka yang memiliki jenis kulit sensitif, silikon cair juga dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan, iritasi, atau meradang. Alhasil untuk mengobatinya, silikon tersebut harus dikeluarkan dari dalam tubuh pasien. Padahal untuk mengeluarkan silikon yang berbentuk cair tak semudah mengeluarkan benda padat dari tubuh seseorang.

“Suntik silikon seperti ini bisa mendatangkan masalah, yakni kulit hidung jadi kemerahan,” ungkap dr. Enrina Diah, SpBP FACPA, ahli bedah plastik dari Ultimo Aesthetic & Dental Center Asia Plaza seperti dilansir oleh Tribunnews.

Nah, ketimbang dapat lebih banyak masalah akibat memilih suntik silikon cair untuk memermak hidung, lebih baik mensyukuri bentuk fisik yang telah diberikan oleh Allah kepada kita, kan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda