Scroll to Top

Syamsir Alam Anggap Ekspektasi Masyarakat Terlalu Tinggi

By Aditya / Published on Tuesday, 26 Nov 2013

Syamsir Alam Timnas Indonesia

Setelah dicoret dari skuat Timnas Indonesia U23 yang akan berlaga ke SEA Games 2013 Myanmar, Syamsir Alam juga terdepak dari dua klub sekaligus, yakni DC United dan CS Vise. Syamsir Alam menilai, keterpurukan yang dialaminya ini disebabkan karena ekspektasi masyarakat terhadapnya terlalu tinggi dan itu menjadi beban tersendiri bagi alumni tim SAD Indonesia yang berkompetisi di Uruguay ini.

Syamsir Alam memang sempat digadang-gadang sebagai salah satu bintang masa depan Indonesia karena cukup lama meniti karir di luar negeri. Setelah lulus dari SAD Indonesia, penyerang 21 tahun ini direkrut oleh tim Uruguay, Atletico Penarol. Kemudian, ia hijrah ke Belgia bersama CS Vise sebelum dipinjamkan ke tim peserta MLS Amerika Serikat, DC United.

Ketika dipanggil ke seleksi Timnas Indonesia U23 jelang SEA Games 2013, masyarakat pecinta sepakbola nasional tak urung mencermati sepak-terjang Syamsir Alam yang diharapkan bisa memberi nilai lebih karena sudah cukup lama merumput di luar negeri.

Namun, apa yang ditunjukkan oleh Syamsir Alam selama mengikuti pelatnas dan ujicoba Timnas Indonesia U23 ternyata dinilai jauh dari harapan. Berbagai kritikan bahkan cercaan pun mengarah kepadanya hingga ia terdepak dari skuat Garuda MUda.

Syamsir Alam menilai, harapan masyarakat yang disematkan kepadanya terlalu berlebihan hanya karena ia cukup lama merantau di negeri orang. Ekpekstasi yang terlalu tinggi itu disebut Syamsir Alam justru telah membebaninya.

“Mungkin bagi orang Indonesia sendiri menilai bahwa pemain yang berlatih di luar negeri ada ekspetasi lebih, dan itu sangat berat bagi saya,” keluh Syamsir Alam di Jakarta belum lama ini.

Meskipun merasa sedang mengalami masa-masa sulit sepanjang karir sepakbolanya, namun Syamsir Alam bertekad untuk segera bangkit dan akan mencoba dengan lebih baik lagi.

“Bermain sepakbola ada pasang surutnya. Saya sekarang saya menjalani periode yang paling tak mengenakkan. Saya tak akan patah semangat untuk bangkit,” tandas pemain asal Agam, Sumatera Barat, ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda