Scroll to Top

Artidjo Alkostar, Hakim ‘Killer’ Para Koruptor

By Ibnu Azis / Published on Wednesday, 27 Nov 2013

Artidjo Alkostar

Nama Hakim Agung Artidjo Alkostar sudah tak asing bagi kalangan tikus negara. Ia dijuluki sebagai hakim ‘killer’ bagi para koruptor. Di setiap kasus korupsi yang ia pegang, pasti hasilkan ganjaran yang setimpal.

Artidjo Alkostar menyakini jika ia harus mampu membuat para koruptor sadar. Sadar jika mereka mengambil uang rakyat. Jika mereka tak sadar akan hal ini maka ibarat kanker stadium IV.

“Jadi victim, korban, dari koruptor itu adalah rakyat. Ini kadang-kadang tidak terasa. Nah, kalau tidak terasa itu bisa masuk ke stadium IV kalau di kanker,” jelasnya seperti dikutip dari Detik.

Menurutnya di pengadilan tak ada istilah untuk memiskinkan koruptor. Jika denda atau uang yang disita, hukuman tersebut dilakukan, hanyalah untuk memenuhi standar Undang-Undang Korupsi saja.

“Di pengadilan itu tidak ada istilah memiskinkan. Yang ada di pengadilan itu uang penggantinya itu sebanyak-banyaknya. Itu maksimalnya. Kita di hukum itu memberdayakan supaya roh, tujuan UU korupsi, itu tercapai,” lanjut mantan aktivis YLBHI ini.

Pada pembacaan vonis hukuman Januari lalu, janda Adjie Massaid, Angelina Sondakh masih bisa tersenyum. Ia hanya terima vonis 4 tahun 6 bulan. Akan tetapi belum genap setahun hukuman tersebut diubah di tingkat Mahkamah Agung yang diketuai Artidjo Alkostarjadi tiga kali lipat lamanya, 12 tahun.

Selain itu Anggie harus membayar uang pengganti dalam jumlah besar yakni Rp 39 miliar. Jika ia tak sanggup membayarnya maka wajib mendekam lebih lama di bui sebagai pengganti selama 5 tahun. Artidjo Alkostarjadi memang sosok hakim ‘killer’ para koruptor kakap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda