Scroll to Top

Sriwijaya FC Cari Striker, Tapi Bukan Titus Bonai!

By Agus Prasetyo / Published on Sunday, 01 Dec 2013

timnas indonesia kirgistan titus bonai

Meski Sriwijaya FC masih mencari seorang striker untuk melengkapi skuad di kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim depan, namun manajemen Laskar Wong Kito tidak akan mengarahkan pilihan kepada Titus Bonai. Kenapa hal itu bisa terjadi?

Manajemen Sriwijaya FC menegaskan mereka sudah tidak akan memboyong Titus Bonai ke Gelora Sriwijaya Jakabaring, setelah mengalami kegagalan beberapa waktu lalu.

Ketika dimintai komentarnya Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri mengungkapkan pihaknya hampir 90 persen mendapatkan Tibo beberapa bulan lalu. Namun akhirnya gagal di tangan keluarga Tibo yang tidak mengizinkannya merumput di Palembang.

“Kalaupun pelatih ingin menambah striker lokal, mungkin ada nama lain. Karena kalau untuk Titus Bonai jelas kita tidak berpikir lagi merekrutnya”

“Karena dia ingin dekat keluarga untuk musim depan ini, sekarang kita lebih fokus dulu mendatangkan striker asing” ungkap Robert Heri seperti yang dilansir Goal.

Pelatih Subangkit sebetulnya masih membutuhkan satu striker lokal sebagai pelapis ujung tombak asing yang hingga kini masih dinegosiasi. Kendati berstatus tanpa klub, Sriwijaya FC sudah tidak tertarik lagi mendatangkan Tibo.

Klub peraih double winner ini seperti trauma untuk mendatangkan Tibo yang semula menjadi bidikan utama Sriwijaya FC untuk mengisi striker.

Apalagi mantan penggawa Semen Padang itu bisa disebut spesial di mata Laskar Wong Kito dengan siap memenuhi segala permintaannya jika ingin berlabuh ke Palembang.

Robert mengaku sudah bertemu langsung di Malang dengan Tibo dan kedua belah pihak telah menyepakati nilai kontrak dengan membayarkan uang muka yang nominalnya tidak disebutkan.

Namun saat akan dipanjar dalam pertemuan itu, tiba-tiba Tibo menelpon istrinya. Tibo kemudian menyebut faktor keluarga menjadi kendala sang pemain bergabung ke Palembang.

Sang istri tak mengizinkannya bermain di klub tanah Sumatera yang dianggap jauh dari kepulauan Papua.

“Waktu itu Titus Bonai sudah bilang minta maaf dengan saya dan ingin dekat dengan keluarga. Apalagi orang tuanya sering sakit-sakitan, jadi dia memilih klub yang mungkin tidak jauh dari daerahnya” pungkas Robert Heri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda