Scroll to Top

PSSI Tak Beri Izin, PBR Tetap Ingin Main di Stadion Siliwangi

By Aditya / Published on Sunday, 01 Dec 2013

pbr pelita bandung raya

Meskipun PSSI melarang Stadion Siliwangi Bandung untuk dipakai menggelar laga resmi di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan, namun Pelita Bandung Raya (PBR) tetap ngotot ingin berkandang di stadion yang terletak di pusat kota kembang itu. PBR menganggap Stadion Siliwangi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari klub asuhan Dejan Antonic ini.

“Kalau diistilahkan, Stadion Siliwangi menjadi nafasnya PBR, sebab di sini memberikan aura yang berbeda. Oleh karena itu, kami tetap daftarkan sebagai stadion utama,” tandas Marco Gracia Paulo, Direktur PT Kreasi Performa Pasundan selaku pengelola PBR.

“Pada musim lalu, seluruh kemenangan kandang diraih PBR ketika bermain di Stadion Siliwangi. Sementara jika di Si Jalak Harupat, kami seolah kesulitan dan tidak pernah meraih kemenangan,” lanjutnya.

Sebelumnya, PSSI menyatakan bahwa Stadion Siliwangi Bandung tidak lolos verifikasi karena dinilai tidak lauak untuk menggelar laga ISL musim depan. Oleh karena itu, PSSI melarang Persib Bandung dan PBR memakai Stadion Siliwangi untuk laga resmi di kompetisi. Persib dan PBR hanya boleh menggunakan stadion tersebut untuk sarana latihan saja.

Di ISL musim lalu, Persib Bandung lebih sering menggunakan Stadion Si Jalak Harupat sebagai home bas.. Adapun PBR musim lalu berkandang di Stadion Siliwangi. Dengan demikian, PBR harus mencari alternatif stadion lain untuk ISL musim depan.

PSSI sendiri sejak pekan lalu sudah melakukan proses verifikasi stadion yang akan dipakai oleh tim-tim peserta kompetisi ISL 2014. Sebanyak 19 stadion akan dinilai oleh PSSI apakah layak untuk menggelar laga ISL 2014 atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda