Scroll to Top

Kasus Dokter Ayu: Aksi Kriminalisasi Dokter Berujung Penarikan Dokter Residen & Dokter Mogok 

By Ibnu Azis / Published on Monday, 02 Dec 2013

Dokter

Kasus dokter Ayu yang kerap disebut kriminalisasi dokter selain berdampak pada aksi dokter mogok juga hadirnya isu penarikan dokter residen. Pemberitaan yang ada munculkan rumor jika dokter residen yang ditempatkan di daerah terpencil bakal ditarik.

Isu ini mengguncang Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Sebab dokter residen yang dimaksud adalah mereka yang ditempatkan oleh FKUI. Namun, FKUI membantah akan rumor ini.

Alasannya, jika memang ada dokter residen yang ditarik maka akan timbulkan dampak struktural. Tidak hanya satu dua pihak yang merugi. FKUI sendiri berharap apa yang terjadi dengan kasus dr Ayu tidak timbulkan dampak yang lebih luas.

“FKUI tidak menarik residen karena dokter residen dibutuhkan di berbagai daerah, dan ada perjanjian kerjasama dengan daerah,” terang Dekan FKUI, Ratna Sitompul.

Dikutip dari Kompas, ia menambahkan jika FKUI telah berikan tenaga yang kompetensinya sudah tercapai. Daerah yang dijangkau, kata Ratna, adalah wilayah dengan pelayanan kesehatan yang belum memiliki dokter spesialis.

Dokter residen adalah dokter yang kompeten di bidang tertentu akan tetapi belum sepenuhnya lulus dari pendidikan dokter. FKUI mengirim mereka ke wilayah yang membutuhkan dengan pengawasan dinas kesehatan setempat.

Ratna kembali mengingatkan jika dokter residen benar-benar ditarik maka akan timbulkan kerugian yang berdampak luas. Tak hanya masyarakat namun juga dinas kesehatan, dokter residen itu sendiri yang tengah meningkatkan keahliannya lewat program ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda