Scroll to Top

Liga Super Eropa Akan Gantikan Liga Champion?

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 06 Dec 2013

Liga Champion 1

Wacana Liga Super Eropa yang dicetuskan oleh klub-klub elite di benua tersebut justru akan membunuh liga domestik. Demikian yang dicetuskan oleh Michel Platini, presiden UEFA yang menjelaskan bahwa Liga Champion (Eropa) adalah turnamen terbaik di dunia.

Ide agar klub-klub elite di Eropa, seperti Barcelona dan Real Madrid, membentuk liga sendiri, dengan berduel dengan sesama klub tangguh dari negara lain, memang sempat mengemuka. Michel Platini, mendapatkan pertanyaan dari Alfredo Relano dan Joaquin Maroto, wartawan AS, tentang kemungkinan digelarnya Liga Super Eropa yang diistilahkan sebagai ‘Liga Champions yang digelar setiap akhir pekan’.

Menanggapi hal itu, Platini berkomentar, “Saya tidak melihat bahwa Liga Super Eropa ini akan terjadi pada jangka pendek atau jangka menengah. Tak mudah mengambil Barcelona dan Real Madrid begitu saja dari La Liga. Demikian pula dengan dua tim terbesar di setiap negara. Apa yang akan terjadi dengan tim-tim lain di Liga Spanyol? Liga tersebut akan mati. Demikian pula dengan liga-liga lain. Federasi tidak menginginkan Liga Super Eropa; demikian pula dengan pengelola liga.”

“Memang, mungkin saja klub besar akan meminta UEFA mengelola Liga Super Eropa dalam waktu mendatang. Tapi, saya yakin hal itu tidak akan berlangsung dalam waktu dekat. Salah satu hal fundamental dalam sepakbola adalah promosi dan degradasi; hal ini akan sulit diterapkan dalam Liga Super Eropa.”

Platini yang dahulu begitu terkenal kala membela Juventus, juga menyebutkan Liga Champions Eropa adalah yang terbaik di dunia.
Katanya, “Kompetisi ini hampir sempurna. Kami mengubah aturan Liga Champions lima tahun lalu, dan segalanya berjalan sangat lancar untuk semua ornag; untuk seluruh Eropa. Dengan format baru, Liga Champions yang sekarang memang benar-benar merupakan perebutan gelar para juara.”

Terakhir Michel Platini juga menyebut, memang ada ide bahwa klub yang memenangi trofi piala domestik, memiliki hak yang lebih besar untuk masuk ke Liga Champions daripada klub yang ada di peringkat ketiga.

Namun, ia menyebut, banyak negara yang tidak ingin jatah liga domestik ke Liga Champions (yang ditentukan dari peringkat klub di klasemen akhir) diberikan kepada pemenang piala domestik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda