Scroll to Top

Washoku, Masakan Jepang yang Masuk Daftar Warisan Budaya

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 07 Dec 2013

washoku

Washoku, masakan tradisional dari Jepang, diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya tak benda. Masakan ini sudah ada sejak berabad-abad lalu yang sampai sekarang tetap dijadikan tradisi oleh masyarakat Jepang. Penetapan ini memungkinkan tradisi memasak washoku akan terus pertahankan mengingat konsekuensi pengakuan ini mesti ada usaha untuk melestarikan.

Keputusan memasukkan washoku ke dalam warisan budaya tak benda dilakukan dalam pertemuan UNESCO di Azerbaijan pada 4 Desember 2013 lalu. Bersama washoku, ada pula 14 budaya lain yang dimasukkan dalam catatan UNESCO. Beberapa di antaranya yaitu ritual agama di maoseleum Sidi Abd el-Qader Ben Mohammed, Aljasair, dan penghitungan memanfaatkan abaskus di China.

Seperti dikutip BBC, washoku merupakan salah satu masakan yang sehat. Pasalnya, masakan ini memiliki kalori yang sangat rendah dengan isi yang serba menyehatkan. Uniknya, washoku biasanya disajikan untuk dimakan bersama-sama sehingga menambah suasana kebersamaan. Dengan pelestarian washoku diharapkan warga Jepang tidak melulu melirik makanan cepat saji ala barat, dan mulai menyukai makanan tradisional.

Daftar warisan budaya tak benda ini sengaja disusun UNESCO sebagai upaya untuk menunjukkan banyaknya warisan budaya di dunia. Di samping itu juga menjadi jalan agar muncul kesadaran untuk melestarikan. Sejak dibentuk pada 2008 lalu, sudah ada lebih dari 100 tradisi di seluruh dunia yang dicatat UNESCO. Pada 2011 lalu tari Saman Gayo dari Aceh masuk dalam daftar ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda