Scroll to Top

Carlo Ancelotti Ingin Menjadi Manajer Arsenal

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 04 Oct 2011

Carlo Ancelotti Alex Ferguson

Dipecat pada akhir musim 2010/2011 oleh Roman Abramovich, boss Chelsea, jelas merupakan tamparan tersendiri bagi Carlo Ancelotti. Padahal musim sebelumnya Don Carlo berhasil memberikan gelar ganda untuk The Blues, yaitu juara Liga Inggris dan Piala FA. Apa boleh buat, Ancelotti angkat kaki dari London dan posisinya digantikan manajer muda asal Porto, Andre Villas-Boas.

Didepak begitu saja tidak membuat Ancelotti trauma dengan Liga Inggris. Bahkan, mantan pemain sekaligus pelatih AC Milan yang sekarang menganggur ini, menargetkan untuk bisa memanajeri klub-klub papan atas. Tidak tanggung-tanggung, Ancelotti siap jika ditawari bergabung ke Arsenal, Tottenham Hotspur, Liverpool, bahkan timnas Inggris.

“Saya memiliki keinginan kuat untuk kembali ke Inggris. Bagi setiap pelatih, Inggris adalah negara paling ideal. Namun, saya hanya ingin melatih klub besar seperti Tottenham dan Liverpool. Kursi Arsene Wenger juga tengah goyah. Sementara, dalam beberapa bulan ke depan, akan ada pergantian pelatih Inggris.”

Sah-sah saja Ancelotti berkata demikian. Arsenal kembali kalah dalam derby London menghadapi Tottenham Hotspur. Arsene Wenger mengkritik anak buahnya, terutama lini belakang, akibat hasil buruk ini. Dengan labilnya hasil Arsenal, bukan tidak mungkin, beberapa bulan lagi, jika Arsenal berada dalam kondisi yang sama, Wenger akan diberhentikan (meskipun peluangnya sangat kecil).

Sementara, Tottenham Hotspur dan Liverpool sepertinya akan sulit pula memecat Harry Redknapp atau Kenny Dalglish. Untuk sementara, Spurs berada di peringkat enam Liga Inggris sedangkan Liverpool di atasnya. Namun, jika para petinggi klub ingin “meningkatkan kualitas tim”, bukan tidak mungkin akan ada perombakan manajer di kedua klub di atas.

Terakhir, kontrak Fabio Capello untuk Inggris akan berakhir setelah Euro 2012. Ancelotti, sebagai rekan sesama Italia, ingin mendapatkan juga posisi ini. Namun, isunya, pengganti Capello kemungkinan besar akan didatangkan dari Inggris.

Mengapa Ancelotti begitu ingin kembali ke Inggris? Ternyata, selain kompetisinya disebut sangat ideal, Ancelotti mengaku jatuh cinta kepada Alex Ferguson. Bagi Ancelotti, Ferguson menjadi lawan yang sangat tangguh. Kemampuannya mengorbitkan pemain muda dan mengembangkan semua pemain di lapangan membuat Ancelotti menaruh respek dan ingin sekali lagi menghadapi Fergie.

Namun, sekali lagi, masih membutuhkan waktu yang sangat panjang bagi Ancelotti jika ingin memimpin tiga klub di atas. Kecuali ada keajaiban berupa rentetan kekalahan memalukan untuk Arsenal, Tottenham, atau Liverpool.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda