Scroll to Top

Manuel Pellegrini Salah Hitung Skor, Manchester City Terancam di Babak 16 Besar

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 11 Dec 2013

Manchester City sukses menghempaskan raksasa Bundesliga, Bayern Munchen, 2-3 di Allianz Arena. Namun, ternyata manajer Manuel Pellegrini dan pasukannya keliru menghitung agregat dalam laga maut tersebut. Sesuatu yang bisa membuat The Citizens tersingkir di babak 16 besar Liga Champions.

Dengan kekalahan 1-3 di Etihad, City membutuhkan kemenangan dengan margin tiga gol atau paling tidak dengan angka 2-4 untuk memuncaki klasemen akhir Grup D. Namun, ternyata yang dipikirkan awak klub Manchester tersebut hanyalah menang dengan selisih tiga gol. Mereka tidak mengira kemenangan 2-4 akan membuat mereka ada di puncak karena agresivitas gol tandang dengan Bayern.

Hal inilah yang membuat sang manajer asal Chili, menarik seorang Edin Dzeko dengan gelandang Jack Rodwell kala laga bersisa dua menit. Kata Pellegrini, “Mungkin jika kami sudah mencetak gol keempat, saya akan mengganti pemain (memasukkan Sergio Aguero).”

“Penting bagi City untuk menjadi peringkat pertama, tapi ini juga bukan hal terpenting. Duel melawan Arsenal (di Premier League) adalah prioritas. Yang jelas susah menang dengan tiga gol melawan Bayern,” tambah sang manajer polos.

James Milner, yang menjalani malam ajaib dengan satu gol dan satu assist, juga mengungkapkan hal yang sama. Dengan jujur ia berkata, “Kami sedikit kesal tak bisa menjadi pemuncak grup. Kami tak tahu jika skor 4-2 sudah cukup membuat kami di atas Bayern. Kami mengira, City harus menang 5-2.”

Kesalahan strategi Manchester City ini dikritik beberapa pengamat Liga Inggris. Apalagi, dengan menjadi runner-up grup, The Citizens seperti menggali kubur sendiri.

Pasalnya, di babak 16 besar, kubu Etihad tidak mungkin menghadapi wakil Liga Inggris. Padahal, Manchester United dan kemungkinan Arsenal plus Chelsea, menjadi juara grup. Artinya, lawan yang mungkin bagi City adalah PSG (juara Grup C), Real Madrid (juara Grup B), Atletico Madrid (grup G), dan Barcelona (kemungkinan besar juara Grup H).

Wajar jika kemudian seorang Jamie Carragher berkomentar, “Pellegrini harus tahu dia tak mungkin melawan tim Inggris di babak 16 besar; dan yang tersisa, Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid, dapat berakibat masif (kekalahan City).”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda