Scroll to Top

Pendiri Situs Megalitikum Gunung Padang Masih Misteri

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 12 Dec 2013

peneliti gunung padang

Situs punden berundak yang ada di Gunung Padang sampai saat ini masih misterius. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah siapa orang-orang yang mampu mendirikan dugaan adanya bangunan di area tersebut. Sampai saat ini belum bisa ditebak. Apalagi usia situs diperkirakan sudah berdiri sejak 10 ribu tahun sebelum masehi.

Menurut sumber Kompas, dugaan adanya bangunan yang terdapat dalam perut Gunung Padang mungkin benar. Ini dilihat dari berbagai data yang berhubungan dengan analisis geolistrik, georadar, pengeboran, dan tomografi. Tim Riset Mandiri Gunung Padang mengatakan bahwa dari data yang data cukup untuk mendukung dugaan adanya bangunan. Ali Akbar, arkeolog Universitas Indonesia, mengatakan usia paling tua dari situ itu ada di laiasan budaya empat atau paling dasar. Usianya 10 ribu tahun.

Dalam risetnya, peneliti menemukan empat lapisan pada Gunung Padang. Dua meter pertama adalah lapisan budaya pertama yang diduga berusia 500 tahun sebelum masehi. Kedalaman dua sampai lima meter disebut lapisan budaya kedua dengan usia 4.700 sebelum masehi.

Dengan memakai analisa tomografi, ditemukan lapisan budaya ketiga dan keempat. Lapisan inilah yang tertua dan usianya sudah 10 ribu tahun. Artinya, bangunan ini benar-benar sangat tua bahkan melebihi berbagai usia bangunan tertua mana pun yang ditemukan saat ini di dunia.

Sebagai perbandingan, beberapa penemuan bangunan kuno dunia diketahui tidak berusia lebih dari 10 ribu tahun sebelum masehi. Sebut saja Piramida Giza 2550 SM, Stonehenge 2400-2200 SM, Tembok Raksasa China 220 SM, dan Candi Borobudur 0 masehi.

Misteri siapa yang membangun situs ini juga masih tanda tanya besar. Ilmu pengetahuan saat ini menentukan bahwa Mesir Kuno dan Mesopotamia merupakan peradaban tertua di dunia. Hanya saja usianya 5.000 tahun SM. Jadi mungkin sebelum ada kedua peradaban tersebut, ada wilayah di Indonesia yang sudah lebih maju dahulu dalam peradabannya. Tunggu saja hasil studi yang dilakukan peneliti terhadap situs megalitikum Gunung Padang.

Foto: Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda