Scroll to Top

Cara Mengemudi Mempengaruhi Keausan Mobil

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 17 Dec 2013

mesin mobil

Cara seseorang mengemudi akan menentukan keawetan mesin mobil. Mesin gampang aus kalau pengemudi ugal-ugalan dan tidak memperhatikan teknik mengemudi yang benar. Pasalnya, mengemudi perlu menyelaraskan antara putaran mesin dan pergantian gigi. Jika keduanya tidak dilakukan dengan tepat maka berisiko sedikit demi sedikit bagian dalam mesin segera aus.

Dikutip Antara, pengemudi wajib memperhatikan selalu posisi putaran mesin. Berbekal informasi ini, perpindahan gigi dapat dilakukan pada posisi tepat. Artinya, perpindahan gigi tidak telat maupun terlalu cepat.  Di samping berpengaruh pada keausan mesin, perpindahan gigi juga memiliki efek pada penggunaan bahan bakar.

“Pengemudi biasanya tidak memperhatikan ini. mmereka mengganti gigi terlalu cepat atau terlalu lambat. Hal ini tentu berpengaruh terhadap cepatnya keausan mesin dan juga menyebabkan bahan bakar tidak optimal” ujar Diki Sailan, Cluster Marketing Director Castrol Indonesia.

Ada hal lain yang juga mempengaruhi keausan mesin. Oli mesin yang tidak segera diganti setelah usia ekonomisnya berakhir, turut membuat mesin aus perlahan. Efektivitas oli tidak lagi seperti pada waktu pertama membeli setelah dipakai untuk melaju sampai batas kilometer tertentu. Oleh sebab itu, pemilik mobil sebaiknya mencatat jadwal untuk melakukan servis dan penggantian oli.

“Melakukan langkah perawatan sederhana seperti penggantian oli secara tepat waktu sangat membantu untuk mengurangi keausan mesin mobil,” tutur Diki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda