Scroll to Top

Tips Menjadi Ayah Tiri yang Baik

By C Novita / Published on Wednesday, 18 Dec 2013

Ayah tiri

Bila Anda memutuskan untuk menikah dengan seorang wanita yang telah memiliki anak, maka itu berarti Anda akan menjadi ayah tiri dari anak tersebut. Menjadi ayah tiri tentu tak sama dengan posisi ayah kandung. Itu tantangan yang besar bagi seorang lelaki, jauh lebih besar dibanding bila menjadi ayah dari anak kandung.

Anda harus tetap menghargai posisi ayah kandung mereka, dan tak akan bisa menggantikan dia. Namun di lain sisi, Anda juga diharapkan menjadi ayah yang baik untuk mereka saat ini. Rumit? sebenarnya tidak juga.

Berikut adalah tips yang diberikan oleh laman Boldsky untuk Anda yang hendak atau sudah menjadi ayah tiri:

  • Bersabar. Seringkali anak merasa bersedih dengan kondisi perpecahan yang dialami oleh ayah dan ibu mereka. Apalagi bila ia menyadari Anda akan masuk dalam kehidupan keluarga mereka. Anak sering akan merasa terancam, takut tak lagi diperhatikan oleh ibunya. Menghadapi itu, Anda harus punya stok sabar yang banyak, juga bersikaplah positif terus saat berada di dalam keluarga tersebut.
  • Terlibat. Sebisa mungkin Anda terlibat dalam kegiatan si anak, misal mengerjakan PR, tugas sekolah, atau sekedar memberi suport untuk kegiatan olahraga yang mereka ikuti. Semakin sering Anda terlibat, maka kemungkinan Anda diterima oleh mereka akan makin besar.
  • Jangan bedakan dengan anak kandung. Bila Anda sendiri telah memiliki anak, maka beri suatu waktu yang khusus untuk mereka saling bercanda dan menghabiskan waktu bersama. Anak biasanya lebih mudah bergaul, terutama bila Anda sendiri tak membeda-bedakan mereka.
  • Komunikasi. Komunikasi adalah kunci dari sebuah hubungan yang baik antar manusia. Bila Anda memberi kesempatan untuk anak tiri Anda berbicara kapan saja ia butuhkan Anda, maka hal tersebut akan jadi jalan tol hubungan yang lebih akrab.
  • Beri privasi. Ada kalanya seorang anak juga membutuhkan waktu untuk privasi mereka. Beri mereka kesempatan bila anak ingin melakukan hal lain, atau bahkan bila ia ingin menghubungi ayah kandung mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda