Scroll to Top

10 Cara Agar Cepat Hamil

By C Novita / Published on Friday, 20 Dec 2013

Tips cepat hamil

Seusai pernikahan, pasti yang didambakan oleh pasangan suami istri adalah bagaimana cara agar sang istri cepat hamil. Hamil dan memiliki buah hati merupakan tujuan sebuah rumah tangga, sebab anak nantinya akan menjadi penerus keturunan atau nasab keluarga.

Nah, berikut adalah beberapa cara yang cukup jitu agar istri cepat hamil, seperti dirangkum dari berbagai sumber:

  • Masa subur. Saat melakukan hubungan yang dianjurkan adalah pada masa subur. Masa subur bisa dihitung dari awal pertama Anda mengalami menstruasi, yaitu sekitar hari ke 12-16 setiap bulan.
  • Posisi. Posisi hubungan intim yang dianjurkan bila Anda ingin cepat hamil adalah posisi misionaris, atau wanita di bawah. Dengan posisi ini diharapkan sperma tak tumpah keluar dan bisa maksimal mencapai sel telur.
  • Tetap berbaring. Berbaringlah dengan tenang usai hubungan, sekitar 10-15 menit, saran James Goldfarb, MD, Direktur Klinik Kesuburan dari Cleveland.
  • Jangan stres. Hindari stres karena terobsesi untuk memiliki anak. Nikmati saja setiap hubungan yang Anda lakukan dengan pasangan.
  • Jangan setiap hari. Jangan setiap hari melakukannya, sebab kualitas sperma yang baik juga bisa menurun bila Anda melakukan setiap hari. 3 kali seminggu adalah ideal.
  • Tes kesuburan. Ada alat tes kesuburan yang saat ini mudah Anda temui di apotek. Gunakan alat tersebut untuk menguji kesuburan, dan lakukan hubungan saat indikator menunjukkan positif.
  • Gaya hidup sehat. Hindari rokok dan asapnya, juga makanan kaleng, serta alkohol. Gaya hidup sehat akan membuat kandungan sehat dan subur.
  • Olahraga. Lakukan olahraga secara teratur untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Cukup jalan kaki 30 menit setiap hari bila Anda tak punya waktu.
  • Makanan. Vitamin E adalah vitamin kesuburan. Anda bisa dapatkan dari makanan seperti kecambah, kacang hijau, dan suplemen.
  • Konsultasi dokter. Bila Anda sudah berusaha maksimal namun tanda-tanda kehamilan belum tampak, sepertinya konsultasi ke dokter kandungan juga harus Anda lakukan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda