Scroll to Top

Gunakan Penguat Sinyal HP, Bisa Terancam Hukuman Penjara

By Ditya / Published on Saturday, 21 Dec 2013

WiFi Repeater

Pemerintah telah menegaskan untuk melarang penggunaan penguat sinyal HP. Penguat sinyal atau yang sering disebut dengan repeater ini diketahui dapat menganggu sinyal operator seluler yang berada di sekitarnya. Pemerintah juga mengatakan bahwa bagi siapa saja yang nekat menggunakan repeater dapat terancam hukuman penjara.

Awalnya penguat sinyal HP dan penguat sinyal jaringan wireless dapat diperjualbelikan dan digunakan secara bebas oleh pengguna perorangan maupun organisasi. Hal ini membuat penggunaan penguat sinyal atau repeater berkembang luas dan digunakan oleh banyak pihak. Akibatnya, sinyal operator seluler disekitarnya terganggu.

Berdasarkan keterangan dari Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika, Budi Setyawan menegaskan bahwa ancaman hukuman dan denda bagi siapa saja yang nekat menggunakan repeater atau penguat sinyal ini tak main-main, yakni hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda sebesar 600 juta. Ancaman hukuman tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera.

“Penggunaan spektrum harus ijin ke Kemenkominfo, kalau nggak akan melanggar UU. Repeater suatu konsep teknis, repeater awalnya masalah kecil, tapi jadi banyak dijumpai jadi mengganggu operator lain,” kata Budi Setyawan, seperti yang dilansir dari Tribunnews (18/12/2013).

Budi juga menambahkan bahwa penggunaan penguat sinyal HP tidak membantu pengguna telepon seluler, tetapi malah justru memperburuk penerimaan dan mengganggu sinyal operator lainnya.

Pengguna yang tak menggunakan repeater atau penguat sinyal ini akan terganggu jika pengguna ponsel lain di sekitarnya menggunakan repeater, sehingga hal ini hanya dapat dimanfaatkan oleh orang yang memakai dan merugikan orang yang tak memakai repeater, tambah Budi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda