Scroll to Top

Cara Aman Berkendara di Waktu Malam

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 22 Dec 2013

menyetir di malam hari

Berkendara di malam hari mungkin lebih menyenangkan bagi sebagian orang. Pasalnya, jalanan menjadi lebih lengang sehingga kendaraan lebih mungkin dikemudikan lebih kencang. Waktu menuju tujuan menjadi lebih sing. Apalagi untuk perjalanan panjang, mengemudi di  waktu malam dapat menghindari kemacetan dan panasnya terik matahari.

Namun, mengendarai mobil dalam kegelapan lebih memudahkan pengemudi cepat lelah. Mata lebih gampang mengantuk dan kewaspadaan harus tinggi. Oleh sebab itu, harus punya kewaspadaan ekstra. Dikutip Antara, berikut ini beberapa saran berkendara di malam hari:

  1. Selalu perhatikan setiap rambu lalu lintas yang ditemui di jalan. Pahami maknanya dan terapkan dalam mengemudi. Jika rambu menunjukkan kendaraan harus dipacu dengan kecepatan tertentu, sesuaikan pijakan pedal gas Anda.
  2. Kalau melakukan perjalanan panjang di malam hari, sebisa mungkin beristirahat setiap dua jam sekali. Berkendara di malam hari lebih mudah lelah. Jadi jeda istirahat harus dipercepat. Jika perlu, berkendaralah bersama teman yang bisa saling menggantikan untuk berkemudi.
  3. Saat keadaan harus menyetir dalam kondisi konsentrasi tinggi namun mengantuk, sempatkan untuk tidur sekitar 20 menit di tempat aman dengan sebelumnya mengonsumsi minuman berkafein. Tidur singkat akan membantu Anda lebih bugar, sementara efek kafein biasanya baru muncul 20 menit setelah diminum. Paduan ini membuat tubuh makin siap untuk berkendara lagi. Tapi kalau tubuh Anda sensitif dengan kafein, cukup lakukan tidur singkat saja.
  4. Bersihkan bagian mobil yang mempengaruhi proses berkendara di malam hari. Misalnya lampu, kaca depan, cermin tengah, dan cermin samping. Waspadai selalu kendaraan di depan Anda yang mengerem mendadak dengan melihat lampu rem mobil tersebut.
  5. Jika sewaktu-waktu mengalami kerusakan atau masalah pada mobil, segera menjauh dari jalan raya menuju pinggir jalan teraman. Namun waspada saat Anad membelokkan mobil.
  6. Dalam posisi berkendara untuk perjalanan panjang, pastikan kondisi mobil telah dilakukan pemeriksaan agar tidak bermasalah di tengah jalan. Siapkan pula berbagai keperluan untuk menjaga kemungkinan mengalami masalah darurat seperti kotak P3K, air untuk radiator, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda