Scroll to Top

6 Fakta Kasus Kematian Mita Diran, Copywriter Muda

By C Novita / Published on Sunday, 22 Dec 2013

mita diran

Pradnya Paramitha yang lebih dikenal sebagai Mitha Diran, seorang copywriter yang bekerja di agensi Young and Rubicam, kini memang telah tiada. Wanita muda pekerja keras tersebut meninggal dunia setelah sekitar 30 jam bekerja tanpa henti. Di balik kisah sedih tersebut, ada beberapa fakta yang dapat kita tengok kembali untuk mengambil pelajaran darinya. Bekerja keras memang dianjurkan, namun ingatlah bahwa tubuh pun mempunyai hak yang harus dipenuhi.

  1. Tweet terakhir Mitha, di @mitdoq ’30 hours of working and still going strooong’, menunjukkan bahwa ia telah bekerja di luar ambang batas kekuatan seseorang. Bekerja 30 jam tanpa tidur tidak pernah disarankan oleh satupun ahli kesehatan di dunia. Tubuh membutuhkan tidur 8 jam setiap harinya, juga makan dan aktifitas lain agar kesehatan tetap terjaga.
  2. Wanita berusia 27 tahun tersebut cerdas dan kreatif. Ini terbukti dari prestasinya memenangkan Citra Pariwara Award. “Dia juga barusan menang Citra Pariwara Award, hadiahnya 2 silver, 1 bronze. Menang kategori art of home, luar ruangan,” terang ayah tiri Mita, Yani Sahrial.
  3. Ternyata Mitha juga mengikuti tren diet OCD yang dipopulerkan oleh Deddy Corbuzier. Diet tersebut mengharuskan pengikutnya berpuasa selama 18 jam, 20 jam, dan 24 jam. Ini tentu makin memperparah kondisinya, yang kurang asupan energi dan nutrisi. Mitha terlihat lebih kurus sejak menjalani program diet tersebut.
  4. Usai bekerja keras, Mitha bukannya berisitirahat malah berkumpul bersama teman-temannya di luar kantor. Akibatnya gadis tersebut pingsan dan langsung dibawa ke rumah sakit. Sayang, nyawanya tak tertolong lagi setelah sempat koma.
  5. Mitha sendiri ternyata mengidap insomnia dan penyakit saraf. Rupanya ini yang menyebabkan ia menggunakan waktu tidurnya untuk bekerja.
  6. Minuman energi menemani Mitha saat bekerja, dan membuat ia merasa terus kuat. Padahal bahaya mengonsumsi minuman berenergi tanpa makanan cukup fatal. Anda bisa lihat disini bahayanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda