Scroll to Top

Sabun Kesehatan Belum Pasti Menyehatkan

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 22 Dec 2013

sabun mandi

Iklan sabun kesehatan banyak yang melakukan klaim bahwa menggunakan produknya bisa terbebas dari kuman atau bateri berbahaya. Klaim ini justru dipertanyakan Food anda Drug Administration (FDA), badan sejenis BPOM di Amerika Serikat. FDA menantang produsen sabun kesehatan untuk melakukan pembuktian terkait efektivitas sabun dalam melawan berbagai infeksi.

Sanggahan FDA ini sangat beralasan. Pasalnya, pada studi yang pernah ada justru hadirnya sabun kesehatan dapat mengacaukan tingkat hormon dan membuat bakteri lebih kebal akibat resisten dengan bahan antibakteri. Ini membuat bakteri tetap mampu menginfeksi seseorang dan lebih kuat saat dilawan dengan bahan-bahan pemusnah bakteri.

Sabun kesehatan banyak dibuat dalam bentuk sabun tangan maupun sabun mandi. Dan. FDA mengajukan peraturan yang diperuntukkan bagi produsen untuk membandingkan efektivitas produknya melawan infeksi dibanding dengan sabun biasa dan penggunaan air.

“Data terbaru mengindikasikan adanya risiko jika sabun antibakteri dipakai setiap hari dalam jangka waktu lama,” kata Collen Rogers, ahli mikrobiologi FDA, seperti dikutip BBC.

Dengan adanya peraturan ini, produsen sabun antibakteri harus melakukan uji klinis terhadap produknya. Waktu yang disediakan hanya sampai akhir 2014. Peraturan ini sendiri baru akan disahkan 2016. Namun, FDA sudah meminta pada produsen untuk meninjau ulang produknya sejak sekarang.

Perlu dipahami, bahan-bahan antibakteri dalam sabun kesehatan mungkin sangat efektif untuk pemakaian yang sifatnya sementara. Namun jika digunakan tiap hari justru membuat bakteri memperkuat fisiknya sehingga menjadi sulit dibabat dengan bahan aktif antibakteri. Kejadian ini seperti penggunaan obat antibiotik yang sembarangan sehingga bakteri menjadi resisten. Bahan aktif yang dianggap memicu hal ini pada sabun kesehatan adalah triclosan dan triclocarban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda