Scroll to Top

5 Alasan Rambut Kemaluan Pria Sebaiknya Dicukur

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 22 Dec 2013

pria dan rambut

Setiap pria dewasa wajarnya akan tumbuh rambut di sekitar kemaluan mereka. Pertumbuhannya bisa lebat sebagaimana rambut yang ada di rambut. Ada sebagian pria yang risih lalu menyukur rambut kemaluan sampai habis, atau menyisihkannya sedikit. Namun banyak pula yang merasa seksi jika memiliki rambut tersebut dengan lebat.

Tahukah Anda? Menyukur rambut kemaluan bukan hanya perkara nyaman atau tidak. Pasalnya, ada beberapa keuntungan memotongnya seperti dikutip dari Times of India berikut ini:

  1. Kondisi kemaluan lebih higienis kalau rambut dipotong. Keringat yang membasahi kemaluan pria bisa menjadi sarang bakteri ketika rambut di sekitarnya tumbuh lebat. Rambut kemaluan juga menjadi tempat kotoran sehingga menunjang perkembangbiakan bakteri  merugikan yang bisa menginfeksi.
  2. Ketika ereksi terlihat lebih besar. Ini keuntungan dari sisi seksualitas buat pasanga. Seringkali rambut kemaluan menutupi organ vital pria sehingga tampak kecil dilihat oleh pasangan saat bercinta.
  3. Area di sekitar organ intim pria menjadi lebih sehat. Bakteri yang hidup di daerah tersebut dapat berpindah hingga ke selangkangan. Kalau keadaan seperti itu maka membuat selangkangan menjadi gatal dan muncul ruam. Membersihkan rambut kemaluan menjadi salah satu cara untuk mencegahnya.
  4. Meningkatkan sensitivitas kulit saat melakukan hubungan badan. Rambut kemaluan yang lebat menghambat sensasi sentuhan ketikan bercinta. Pengalaman seksual jauh lebih berkesan di saat rambut tersebut dicukur.
  5. Selangkah lebih aman untuk seks oral. Bagi sebagian pasangan, seks oral menjadi pelengkap. Meski cara ini tetap saja berisiko, namun mencukur rambut kemaluan dapat meminimalkan masuknya bakteri ke mulut pasangan wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda