Scroll to Top

Pemutihan Gigi Memakai Sinar UV Membahayakan Mata dan Kulit

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 24 Dec 2013

pemutihan gigi

Punya gigi kuning atau kusam bisa diatasi dengan pemutih gigi. Proses ini sudah bisa dilakukan oleh kebanyakan dokter gigi dengan memakai bahan dan teknik tertentu. Rata-rata menggunakan lampu ultraviolet untuk memberikan efek gigi lebih cemerlang. Namun menurut studi terbaru, pemakaian alat penyinaran ini bisa membahayakan mata dan kulit.

Hal ini ditemukan oleh peneliti dari Royal Society of Chemistry. Menurut peneliti, pengaruh sinar UV pada organ penglihatan dan kulit dapat muncul secara serius. Bagian yang membahayakan adalah radiasi yang muncul dari sinar tersebut. Sementara itu, jika pemutihan tidak menggunakan sinar UV maka perawatan tidak tidak terlihat efeknya.

 “Paparan lampu ultraviolet mempengaruhi mata dan kulit hingga empat kali lipat dari paparan sinar matahari biasa,” kata Ellen Brazell, peneliti.

Paparan ini memberikan tingkat kerusakan yang sama dengan orang yang berjemur musim panas tanpa mengenakan tabir surya. Kerusakan bisa fatal kalau orang yang menerima paparan memiliki kuit tipis yang sensitif terhadap cahaya.

Penggunaan sinar UV pada zat pemutih – biasanya hidrogen peroksida – menjadi cara untuk meningkatkan efisiensi pemutihan. Sehingga, proses pemutihan gigi terjadi secara merata di lapisan enamel.  Di samping itu, peneliti mendapati bahwa kemungkinan terjadi kerusakan pada jaringan gigi setelah dilakukan pemutihan. Gigi menjadi rapuh dan rentan terkena stres. (geniusbeauty/sidomi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda