Scroll to Top

10 Top Skorer Premier League Sepanjang Masa (Bagian 2)

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 06 Oct 2011

Michael Owen Top Skorer Liga Inggris

ini adalah lanjutan dari artikel 10 Top Skorer Premier League Sepanjang Masa (Bagian 1).

 

6. Michael Owen (149 gol)

Jika ada pesepakbola yang bisa dicontoh oleh semua orang, Owenlah orangnya. Pendiam, sopan, dan selalu memberikan yang terbaik untuk timnya. Owen muncul pada musim 1997/1998 dan langsung menjadi idola baru Liverpool. Bersama Robbie Fowler, Owen menjadi salah satu penyerang paling disegani di Premier League. Musim pertama langsung dilewatinya sebagai top skorer Liga Inggris.

Owen secara rutin mencetak gol untuk Liverpool dan seolah tidak mungkin pergi dari Anfield. Namun, pendekatan Real Madrid sempat membuat Owen kepincut. Maka, bermarkaslah ia di Santiago Bernabeu sekaligus memulai hidup sebagai pemain cadangan —yang tak pernah didapatkan sebelumnya saat di Liverpool—. Tak nyaman dengan posisinya, Owen kemudian pindah ke Newcastle United dan terakhir Manchester United. Saat ini, pemain berusia 31 tahun ini memang hanya menjadi striker pelapis di kubu Setan Merah. Namun, ketika tampil, Owen masih memberikan 100% tenaganya. Owen sudah mengoleksi 149 gol.

 

7. Teddy Sheringham (147 gol)

Pencetak salah satu gol kemenangan Manchester United di final Liga Champions 1998/1999 ini pernah menjadi tulang punggung utama timnas Inggris. Duetnya dengan Alan Shearer dikenal dengan julukan SAS (Shearer and Sheringham)  —-di klubnya sendiri, Shearer juga punya S lain untuk duet SAS, yaitu Chris Sutton—-.

Mengilap bersama Tottenham Hotspur, Teddy Sheringham kemudian merapat di kubu Manchester United pada akhir musim 1996/1997 dengan banderol 3,5 juta poundsterling. Musim pertamanya dilalui dengan 14 gol dari 41 pertandingan (37 sebagai starter).Namun, United justru tak meraih gelar apa pun kecuali Charity Shield (sekarang Community Shield).

Musim berikutnya, Sheringham tak memberikan kontribusi banyak. Ia kalah bersaing dengan duet yang lebih segar, Dwight Yorke dan Andy Cole. Namun, Sheringham berubah menjadi pahlawan dalam dua final yang digelar dalam empat hari. Pertama, sebuah golnya membuat United menaklukkan Newcastle United 2-0 di final Piala FA. Yang kedua, yang paling spektakuler. Di final Piala Champions, United tertinggal 0-1 hingga menit 90. Ketika keputusasaan menyeruak, Sheringham dan Ole Gunnar Solksjaer mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan. 2-1, United merayakan treble winners pertama untuk klub Inggris.

Total, Sheringham mencetak 147 gol selama berkarier di Premier League.

 

8. Frank Lampard (143 gol)

Mana ada gelandang yang bisa menembus rekor pencetak gol terbanyak selain Frank Lampard? Baik di West Ham maupun di Chelsea, ia selalu menjadi pilihan utama dan memberikan segalanya untuk tim. Sepakan penalti dan kemampuan tendangan bebasnya membuat Lampard pernah mencatatkan diri mengoleksi 22 gol khusus di Premier League saja pada musim 2009/2010.

Frank Lampard juga pernah mencatat rekor fantastis lain. Ia selalu bermain di setiap pertandingan timnya di Premier League sebanyak 164 kali dan tak pernah memulai dari bangku cadangan. Rekor ini terhenti hanya karena sakit.

Terakhir, Lampard mencetak hattrick ke gawang Bolton Wanderers untuk kemenangan Chelsea 1-5. Tiga gol ini sekaligus menjawab kritik bahwa ia telah habis. Kini, Lampard telah mengemas 143 gol. Mengingat ia masih menjadi pilihan penting Andre Villas-Boas musim ini, setidaknya angka tersebut akan bisa melampaui Teddy Sheringham. Atau, kalau Michael Owen tak lagi mencetak gol dan selalu menjadi pilihan kedua, Lampard pun bisa menyalip Owen.

 

9. Jimmy Floyd Hasselbaink (127gol)

Cuma sebentar Jimmy Floyd Hasselbaink merasakan ketatnya bersaing gelar juara di Premier League. Kedatangan Roman Abramovich yang membawa skuad super, membuat Hasselbaink tidak bisa berlama-lama tinggal di Stamford Bridge. Padahal, kualitas mencetak gol pemain kelahiran Suriname ini cukup luar biasa. Dua musim pertama di Chelsea, ia selalu mencetak 23 gol setiap musimnya. Duetnya bersama Eidur Gudjohnsen menjadi pertanda akhir kehebatan Chelsea sebelum era Roman Abramovich.

Ketika uang besar datang, penyerang hebat pun ikut masuk Stamford Bridge. Hasselbaink terhempas dari persaingan. Namun, setidaknya, dalam empat musim bersama The Blues, Hasselbaink menjadi top skorer klub selama tiga musim.

Total, dari sembilan musim merumput di Liga Inggris, torehan gol Hasselbaink mencapai 127 gol. Seandainya ia tidak pindah ke Atletico Madrid pada musim 1999/2000 dan memulai karier di Premie League lebih awal, mungkin saja ia akan bersanding dengan Robbie Fowler atau bahkan Thierry Henry.

 

10. Wayne Rooney (126 gol)

Nama terakhir yang masuk daftar 10 besar top skorer Premier League adalah penyerang andalan timnas Inggris dan Manchester United, Wayne Rooney. Suami Coolen McLoughlin ini adalah produk Everton. Memulai debut sejak berusia 18 tahun, penampilan Rooney langsung sensasional ketika berhasil menjaringkan gol ke gawang Arsenal.

Baik di Everton maupun di Manchester United, Rooney selalu mencetak gol secara reguler. Tubuhnya yang gempal tidak menyurutkan “kelincahan insting gol” Rooney. Ia termasuk spesialis tendangan bebas dan penalti.

Musim ini, Rooney dipastikan akan semakin nyaman berada di Manchester United. Kedatangan Ashley Young dengan umpan-umpan briliannya dipastikan akan menambah ketajaman Waza. Setidaknya, hingga pekan ketujuh, Rooney sudah mencetak 9 gol, tersubur di antara penyerang lain di Premier League.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda