Scroll to Top

Kadar Karbon di Paru-Paru Pesepeda Perkotaan Cukup Tinggi

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 06 Oct 2011

bersepeda

Sekali pun kegiatan gowes sepeda begitu marak belakangan ini, namun tidak serta-merta olahraga ini menyehatkan. Bagi pesepeda yang terbiasa menjalani aktivitas bersepedanya di kota yang penuh dengan polusi dari lalu lalang kendaraan bermotor, hendaknya mewaspadai kesehatan paru-parunya.

Menurut penelitian dari Barts dan London School of Medicine, pengendara sepeda di kota padat kendaraan bermotor,  memiliki jelaga hitam atau karbon di paru-parunya dengan jumlah yang lebih banyak dibanding pejalan kaki. Hal ini diduga karena pengendara sepeda bernafas lebih dalam dengan intensitas cepat dibanding pejalan kaki. Sehingga, kandungan karbon pun lebih banyak yang masuk ke paru-paru.

Jonathan Grigg, sang peneliti, menguji kadar karbon tersebut pada responden perkotaan sehat yang berusia 18-40 tahun dan tidak merokok. Mereka ada yang menjalankan aktivitas dengan bersepeda atau jalan kaki.

Kadar karbon dalam paru-paru diteliti dengan sampel dahak mereka. Peneliti juga memeriksa makrofagus saluran nafas yang berfungsi menyerap bahan asing. Letaknya ada di sel saluran nafas bagan bawah. Dan, hasilnya, pengendara sepeda memiliki kadar karbon 2,3 kali lebih banyak dibanding pejalan kaki pada paru-paru mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda