Scroll to Top

Pasien Diabetes yang Merokok Lebih Mungkin Menjalani Amputasi Kaki

By Ilham Choirul / Published on Friday, 27 Dec 2013

kaki

Penderita diabetes yang memiliki kebiasaan merokok memiliki peluang lebih besar untuk mengalami hal yang lebih parah terkait penyakitnya itu. Racun rokok mengganggu sirkulasi darah dan merusak arteri yang mempengaruhi lamanya kesembuhan luka. Akibatnya luka di bagian tubuh – terutama kaki – sulit mengering dan cenderung membusuk dan mesti diamputasi. Demikian informasi yang dikutip dari Times of India.

Pasien yang sudah positif terkena diabetes sangat dihindari memiliki luka sekecil apapun. Biasanya luka terjadi pada kaki dan akan memburuk seiring berjalannya waktu. Lecet sedikit bisa berubah membesar lalu membusuk dan akhirnya tidak terselamatkan.

“Merokok merusak pembuluh darah dan sirkulasi, dan juga mempengaruhi penyembuhan luka secara buruk  yang dapat menyebabkan amputasi tungkai dan kaki. Hampir, 95 persen dari penderita diabetes yang mendapatkan amputasi adalah perokok. Orang-orang ini lebih rentan terhadap kerusakan saraf (neuropati), penyakit ginjal (nefropati), kerusakan mata (retinopati), dan dengan mudah mengalami pilek dan infeksi saluran pernapasan, yang menyebabkan fluktuasi kadar glukosa darah. Selain itu, merokok dapat meningkatkan risiko impotensi pada pasien diabetes. ” kata Dr Sanjeev Bhambani, endokrinolog dari Moolchand Medcity di New Delhi, India.

Tidak hanya itu. Merokok dan diabetes adalah kombinasi buruk yang mematikan. Racun rokok menyempitkan pembuluh darah dan menurunkan alirannya menuju ke seluruh tubuh. Akibatnya pasokan oksigen yang ikut bersama darah, tidak terdisteribusi secara maksimal. Bagi otak dan jantung, hal ini sangat berbahaya. Seseorang bisa dengan mudah terkena  stroke dan serangan jantung. Risiko serangan jantung dari pasien diabetes yang merokok mencapai 3 kali lipat dibanding non-perokok.

Merokok turut meningkatkan kadar gula dalam darah secara tidak terkendali. Di samping itu, perokok cenderung memiliki peningkatan signifikan pada kadar kolesterol dan trigliserida.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda