Scroll to Top

Burhanudin Radzi dan Ainon, Inspirator Pencipta Upin & Ipin

By Ilham Choirul / Published on Friday, 27 Dec 2013

burhanuddin

Kepopuleran film Upin dan Ipin tidak lepas dari peran suami istri Burhanudin Radzi dan Ainon. Mereka adalah pencipta karakter Upin dan Ipin sekaligus pendiri dari perusahaan produksi film dan animasi LES ‘Copaque. Ketenaran film anak-anak ini berbuah pundi-pundi uang yang sangat fantastis. Untuk sekali tayang di teve luar Malaysia, harganya Rp 234 juta di tahun 2012. Sementara harga setiap iklan dalam jeda film Upin dan Ipin dibanderol Rp 355,4 juta.

Angka ini membuat pasangan suami istri tersebut kaya raya. Hal tersebut juga dinikmati karyawan yang gajinya selalu naik secara kontinyu. Namun semua itu tidak dilewati dengan mudah. Burhan sendiri awalnya tidak terikir membuat kartun. Dia dan istri justru lebih ingin terjun dalam film drama lewat perusahaannya.

Namun ketika anak-anak Malaysia justru lebih suka meononton kartun luar negeri, istri Burhan tergerak untuk membuat film anak-anak dengan karakter khas Malaysia. Dia ingin mengenalkan budaya tanah airnya.

“Di saat yang sama, kami mendengar anak-anak di Malaysia suka menontong Mickey Mouse dan Tom & Jerry. Maka istri saya menggagas pembuatan film anak-anak yang mengusung budaya Malaysia,” kata Burhanuddin seperti dikutip Liputan6.

Tidak disangka, film yang awalnya dibuat bukan untuk tujuan bisnis itu meledak. Penggemarnya cukup banyak. Sejak tayang 2007, nama Upin dan Ipin menanjak. Bahkan, ketenarannya cukup terngiang bagi pemirsa anak-anak dan dewasa di Indonesia. Follower Twitter untuk Upin dan Ipin sudah mencetak 600 ribu orang.

Burhanuddin adalah lulusan Universitas Teknologi Malaysia pada tahun 1982. Dia pernah mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandug (ITB) namun tidak selesai. Awalnya karakter yang dibuat dalam film produksinya dirancang seperti tokoh superhero. Namun karena cukup sulit, dibuatlah karakter Upin dan Ipin. Burhanuddin tidak sendirian. Dia dibantu Mohd Nizam Abdul Razak, Mohd Safwan Abdul Karim dan Usamah Zaid dalam menyelesaikan karya fenomenal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda