Scroll to Top

Nur Hakiki, SPG Yang Melahirkan di Toilet Plaza Semanggi

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 28 Dec 2013

nur-hakiki

Nur Hakiki (19 tahun) seorang SPG (Sales Promotion Girl) baru saja melahirkan bayi laki-laki. Tidak ada yang terlalu spesial, kecuali kala menyadari proses melahirkan itu terjadi di sela rutinitas Nur Hakiki menjadi SPG, dan terjadi di sebuah toilet di Plaza Semanggi.

Kejadian itu berlangsung pada Kamis, 26 Desember 2013 lalu. Paginya, Ahmad Sulton (19) sang suami, mengantar Nur Hakiki bekerja dengan sepeda motor.  Sebenarnya, sepanjang perjalanan, Nur sudah merasakan kontraksi yang makin hebat. Namun, agar suami tidak merasa khawatir, ia menahan rasa sakit.

Barangkali pula, ada yang bertanya, mengapa dalam kondisi hamil tua, Nur Hakiki tetap memaksakan diri bekerja? Ternyata, karena kantornya membutuhkan banyak personel. Selain itu, bidan juga memprediksikan, bayinya lahir sekitar setengah bulan lagi.

Nur Hakiki yang hari itu tak menyangka akan melahirkan, kembali merasa ada yang tidak beres dengan perutnya. Beberapa kali ia ke toilet, hendak buang air. Namun, meskipun sudah mengejan, mulas di perut tak juga mereda.

Pukul 11.00 WIB, untuk kesekian kalinya Nur Hakiki kembali ke toilet. Rasa mulasnya semakin menjadi. Oleh karenanya, Nur mengejan sekuat tenaga.  Lima menit berlalu setelah terus mengejan, air ketuban mengucur deras. Sebuah kepala mungil muncul di tadahan tangan kirinya. Nur Hakiki panik, tak tahu harus berbuat apa. Dalam keadaan hampir pingsan, ia kemudian duduk di lantai toilet.

“Saya sudah bingung mau bagaimana, saya sudah lemas nggak kuat lagi berdiri. Saya sampai duduk di lantai berharap ada orang yang bantu,” kata Nur kepada Wartakota.

nur-hakiki (1)

Ketika itulah datang keajaiban. Bayi itu menangis keras-keras. Seorang petugas yang saat itu memang hendak membersihkan toilet, mendengarnya.  Begitu mengetahui keadaan Nur Hakiki, petugas kebersiha segera menolongnya dan meminta petugas keamanan tidak mengizinkan pengunjung masuk toilet.

Sekali lagi keajaiban datang. Ada seorang pengunjung yang ternyata seorang dokter, hendak ke toilet. Begitu diberitahu petugas keamanan alasan tak boleh menggunakan toilet, ia menawarkan bantuan dan memulai persalinan darurat. Berkat bantuan sang dokter, ari-ari sang bayi yang masih tertinggal di rahim Nur Hakiki, akhirnya keluar. Ibu dan bayi tersebut kemudian segera dibawa ke rumah sakit.

Ridwan (45 tahun), ayah Nur Hakiki, tak bisa menyembunyikan kebahagiaan menyambut kelahiran sang cucu. Katanya, “Saya kaget sekaligus senang, tapi yang penting semuanya selamat, ibu atau anaknya. Alhamdulillah semuanya bisa berjalan lancar.”

Foto: Wartakotalive.com/Dwi Rizki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda