Scroll to Top

Benarkah Kebun Binatang Surabaya Terkejam di Dunia?

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 29 Dec 2013

daily

Laporan yang dimuat oleh situs Daily Mail dari Inggris menggegerkan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Pasalnya, di sana termuat tulisan miris terkait kondisi kesehatan dan kehidupan binatang yang terlantar. Dimuat pula berbagai foto yang menunjukkan  keadaan binatang yang tidak terpelihara secara baik. Ada gajah mudah yang dirantai kakinya, unta kelaparan dan kurus, hingga 150 burung pelikan yang berdesakan hidup dalam kandang yang tidak memadai.

Diungkapkan oleh Richard Shears, koresponden Daily Mail, dia melihat kondisi binatang di KBS dalam posisi memprihatinkan. Dia melihat unta yang tinggal tulang terbalut kulit dan berbagai binatang yang juga sama kurusnya.

“Seekor monyet Capuchin yang saya jumpai juga terlihat memohon untuk dibebaskan dari kandangnya. Di kandang lain, rangkong badak sedih melihat ke langit biru, mencoba untuk lepas landas dari tempatnya bertengger, tetapi tidak ada ruang untuk mengepakkan sayapnya,” kata Shears, seperti dikutip Tempo.

Dari pengakuan mantan anggota tim manajemen KBS, dilaporkan jumlah binatang yang mati lebih dari 50 hewan selama tiga bulan saat dia masih aktif di sana. Bahkan, penjaga KBS lebih suka jualan di warung daripada mengurusi kandang. Puncaknya, ditemukan jerapah yang meninggal dengan membawa sampah plastik 20 kilogram di perutnya pada 2012 lalu. Tim dari Departemen Kehutanan Indonesia sampai turun tangan menangani masalah yang muncul karena kekisruhan manajemen KBS kala itu.

Namun kabar dari Daily Mail ini dibantah tegas oleh Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya. Kondisi KBS justru membaik setelah manajemen ditangani langsung oleh Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Pemkot Surabaya. Risma mengatakan sudah ada konsep baru untuk menangani pembangunan KBS ke depannya.

Risma melihat adanya kabar miring ini diduga disebarkan oknum yang tidak suka pengelolaan KBS dipegang oleh pemerintah kota.  Bahkan, dikutip dari Antara, Risma sudah tahu dalang di balik pemberitaan negatif tersebut.

“Saya tahu siapa yang ada di belakang semua ini. Yakinlah sekarang kondisinya jauh lebih baik,” katanya.

Dan, Risma akan membuktikan komitmennya membangun kembali KBS dengan menambahkan wahana seperti Sea World dan Night Zoo. Ini bisa menjadi bagian untuk mengembalikan KBS berjaya kembali.

KBS berdiri atas peran pemerintah kolonial Belanda di tahun 1916. Kebun binatang ini pernah berjuluk memiliki koleksi binatang terlengkap di kawasan Asia Tenggara. Namun dengan pemberitaan yang diangkat Daily Mail, KBS dijuluki Zoo of Death.

Berikut ini beberapa foto yang ditayangkan Daily Mail terkait isu kekejaman terhadap binatang oleh KBS:

daily

daily

daily

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda