Scroll to Top

Vincent Tan Dinobatkan Sebagai Pemilik Klub Terburuk di Dunia Olahraga

By Wan Faizal / Published on Tuesday, 31 Dec 2013

Vincent Tan

Bicara tentang Cardiff City, tentu tak bisa lepas dari sang pemilik klub yang bernama Vincent Tan. Sayangnya, dalam sejarahnya bersama Cardiff, Tan lebih banyak mengukir berita buruk. Pemecatan Malky Mackay beberapa hari lalu agaknya menjadi puncak dari ketidakmampuan Tan mengelola timnya hingga dinobatkan sebagai pemilik klub terburuk oleh media di Amerika Serikat, USA Today.

Sejak mengambil alih Cardiff pada 2010 lalu, memang ada saja keputusan kontroversial yang dibuat orang terkaya nomor sembilan di Malaysia tersebut. Masih ingat dengan pemecatan manajer Mackay beberapa waktu lalu?

Sebelum dipecat, kala itu Tan memberi dua opsi pada Mackay. Yakni mengundurkan diri atau tetap bertahan dengan konsekuensi akan dipecat. Mackay memilih opsi kedua dan kemudian Tan menepati janjinya untuk memecat Mackay akibat tak puas dengan performa klub musim ini. Fans Cardiff pun berang lantaran mereka selama ini lebih mendukung Mackay ketimbang Tan.

Sebelumnya Mackay juga pernah diusik kewenangannya oleh Tan. Orang kepercayaan Mackay, Iain Modie, yang menjabat sebagai Head of Recruitment Cardiff, dipecat oleh Tan dan digantikan oleh Alisher Apsalyamov yang ironisnya sama sekali tak punya pengalaman di bidang sepakbola dan ia dipilih Tan hanya karena anak dari teman dekatnya!

Mackay-Tan

Kontroversi lain yang dibuat Tan adalah saat ia memutuskan untuk mengganti warna jersey home Cardiff dari biru ke merah. Ia juga mengubah logo tim yang awalnya identik dengan bluebird menjadi dragon. Atas hal itu pula Tan ingin mengubah nama Cardiff City FC menjadi Cardiff Dragons.

Terakhir, untuk menyelamatkan timnya dari ancaman degradasi, Tan berniat merekrut pemain anyar di bursa transfer Januari 2014 ini dengan syarat pemain tersebut lahir pada tanggal 8. Tan masih percaya dengan sebuah mitos di China bahwa angka 8 bisa memberikan keberuntungan bagi dirinya dan juga Cardiff dalam hal ini.

“Fans Cardiff tidak suka pada Tan karena ia mengelola klub seperti bocah 12 tahun yang bermain game ‘owner mode’ di FIFA 14!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda