Gunung Sinabung Erupsi, Sungai Wampu Tercemar dan Bau Belerang

gunung sinabung.

Gunung Sinabung telah lebih dari 3 bulan aktif, dan tercatat erupsi hingga ratusan kali sampai Januari 2014 ini. Efek dari erupsinya gunung yang telah 400 tahun ‘tidur’ tersebut ternyata tak hanya membuat puluhan ribu jiwa penduduk yang bermukim radius 5-7 km menjadi pengungsi. Namun debu vulkanik dan berbagai material lain yang dimuntahkannya telah merusak dan mencemari wilayah sekitar, termasuk Sungai Wampu Bahorok yang melewati seluruh kecamatan di kabupaten Langkat, Sumut.

Sungai yang sehari-harinya dijadikan sebagai sumber air bagi aktifitas mandi dan mencuci serta minum warga sekitarnya, kini berubah warna menjadi hitam pekat serta berbau tak sedap mirip belerang.

Dilansir oleh laman Antaranews, kondisi Sungai Wampu itu disebabkan banyaknya material dari Gunung Sinabung yang keluar dan mencemarinya.

“Air Sungai Wampu Bahorok menjadi bau tidak sedap dan warnanya hitam pekat,” ujar Imah, seorang warga di Bahorok, pada Antaranews.

Sebelumnya, kondisi sungai tersebut tidak seperti saat ini. Namun jarak sebaran debu vulkanik yang makin jauh menyebabkan pencemaran tersebut mencapai Langkat.

Imah menjelaskan bahwa sebelumnya ia bisa menggunakan air sungai Wampu untuk mencuci dan mandi, serta keperluan rumah tangga lainnya. Namun kini, ia terpaksa membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Ia mengaku takut memakai air sungai yang sudah tercemar.

Selain mencemari air sungai Wampu, debu vulkanik Gunung Sinabung juga menyebabkan udara Langkat tercemar. Jarak pandang berkurang, dan warga harus mengenakan masker agar pernafasan tak terganggu.

Pic: Viva.co.id

Komentar Anda

Leave A Response