Scroll to Top

Rambut Beruban? Jangan Cabut Sembarangan

By Ika / Published on Monday, 10 Oct 2011

uban rambutKetika usia menua, rambut memutih atau beruban tentu tak bisa dihindari. Bagi kebanyakan orang, memiliki rambut beruban dianggap bisa merusak penampilan. Karena itu sebagian dari mereka langsung mencabutnya begitu uban tersebut muncul di kepala. Apakah hal tersebut aman? Ternyata Anda harus berpikir dua kali bila ingin mencabut uban tersebut.

Menurut pakar dermatologi, dr.Farmanina Santoso, di bawah lapisan kulit kepala terdapat begitu banyak sel saraf. Saraf-saraf ini bisa saja terganggu ketika Anda mencabut rambut uban Anda. Akibatnya, pertumbuhan  rambut bisa ikut terganggu. Tak hanya itu, mencabut uban terlalu sering bisa saja membuat Anda diserang rasa sakit kepala atau pusing-pusing.

Lalu bagaimana bila tumbuh uban? dr.Farmanina Santoso menyarankan untuk membiarkannya saja. Ia kemudian juga menjelaskan tentang tiga fase pertumbuhan rambut.

  • Anagen, yaitu fase pertumbuhan aktif pada rambut yang bisa memakan waktu 2-6 tahun.
  • Kotagen, disebut juga fase transisi yang biasanya memakan waktu sekitar 3 minggu.
  • Telogen atau fase istirahat. Saat rambut memasuki fase ini, biasanya di pangkal rambut akan tumbuh tunas rambut baru yang akan terus terdorong keluar, memanjang, dan akhirnya membuat rambut lama menjadi rontok.

Menurut dr.Farmanina, semua rambut pasti akan mengalami kerontokan, begitu pula dengan rambut putih atau uban. Jadi, bila Anda beruban, sebaiknya biarkan saja uban-uban tersebut rontok secara alami demi kesehatan Anda.

Sumber: Tribunnews

One thought on “Rambut Beruban? Jangan Cabut Sembarangan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda