Scroll to Top

Warna Bulu Kucing Dapat Menyebabkan Alergi?

By angelberta / Published on Saturday, 04 Jun 2011

Mendengar pengungkapan ini mungkin anda akan merasa aneh. Tahun-tahun sebelumnya banyak sekali yang menayakan tentang kebenaran tersebut. Bahkan dipelajari oleh para ilmuwan. Bulu binatang peliharaan, serpihan kulit, air liur dan kotoran dapat memperburuk alergi asma. Namun pada kucing khususnya, ada protein khusus yang disebut “fel d 1″ dan itu merupakan penyebab umumnya. Fel d 1 berasal dari ludah kucing dan sebaceous (atau minyak) kelenjar.

Lalu bagaimana dengan alergi yang disebabkan oleh warna bulu kucing yang berbeda? Apakah warna bulu yang lebih gelap lebih besar tingkat alerginya bagi manusia daripada warna bulu yang lebih terang?

Sejauh ini hasil penelitian yang ada digabungkan menjadi satu, tetapi tidak ada banyak bukti yang mendukung klaim tersebut. Sebuah studi melakukan penelitian dengan cara mengukur reaksi pemilik, sementara yang lain menunjukkan tidak ada jumlah fel 1 d yang dihasilkan. Hal tersebut diungkapakan bahwa adanya kemungkinan kebersihan rumah pemilik sangat terjaga sehingga sulit ditarik kesimpulan dari penelitian tersebut.

Sebuah artikel “New York Times” pertanyaan yang sama muncul dan jawaban tidak konklusif. Namun artikel tersebut memberikan bukti dari sebuah studi. Menurut Auckland Allergy Clinic, kucing jantan menghasilkan alergi lebih daripada kucing betina. Perbedaan hasil dari kucing jantan yaitu produksi testosteron lebih banyak, yang menguatkan jumlah fel d 1 di tubuh mereka.

Setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda. Beberapa orang memiliki antibodi yang lebih sensitif terhadap bulu kucing sementara yang lainnya tidak. Saat ini, para ilmuwan tidak tahu mengapa sistem kekebalan tubuh beberapa orang menyebabkan partikel-partikel yang ada pada hewan sebagai ancaman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda