Share

Dustin Moskovitz

FB antara tahun antara 2015 dan 2017 sebut peneliti bakal kehilangan 80 persen pengguna. Di selang tiga tahun tersebut Facebook diramalkan akan kiamat. Namun co-founder FB miliki penilaian lain soal ini. Ia justru berujar yang bakal berakhir adalah email.

Adalah Dustin Moskovitz sosok pendiri pendamping Facebook yang dimaksud. Ia adalah insinyur pertama FB dan rekan satu kamar Mark Zuckerberg saat masih ngekos di Harvard. Mengapa ia beranggapan demikian?

Menurut studi yang dilakukan peneliti, niatan untuk hengkang dari Facebook ibarat sebuah penyakit epidemik. Menular dengan cepat dan akan mempengaruhi pengguna lain. Puncak hengkangnya pengguna FB terjadi diantara tahun 2015 hingga 2017.

Sementara itu Dustin Moskovitz justru berkeyakinan berbeda. Menurutnya layanan email yang bakal binasa. Ia melihat ini dari aktivitas kesehariannya dengan surat elektronik tersebut yang dirasa cukup merepotkan.

Saban harinya Dustin habiskan waktu berjam-jam untuk mengorganisir inbox email-nya. Saking banyaknya email yang masuk ia sampai memutuskan untuk memberikan nomor agar memudahkannya dalam berkomunikasi.

Menurut lembaga riset McKinsey yang merilis hasil studi pada tahun 2012 lalu menyebut jika email menghabiskan ‘energi’ pengguna hingga sepertiga waktu mereka di kantor. Ini bisa dikatakan jika email sejatinya justru menghambat produktivitas seseorang saat bekerja.

Jika Dustin miliki niatan untuk mulai meninggalkan email pun dirasa ide tersebut cukup janggal. Sebab, hingga hari ini belum ada solusi lain yang bisa menggantikan posisi email terkait media komunikasi ‘surat-menyurat’ daring.