Scroll to Top

Malaga: Calon Kuat Pengganggu Barcelona dan Real Madrid

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 11 Oct 2011

Joaquin Sanchez Malaga

Liga Spanyol tidak hanya milik Barcelona dan Real Madrid. Kini, muncul klub kaya baru, Malaga. Dengan uang melimpah, Malaga yang sempat lambat di awal kompetisi, nyatanya mampu berada di posisi 4 klasemen La Liga.

Menang empat kali, sekali seri, dan kalah di pertandingan pertama. Hal ini cukup memberikan sinyal kuat bahwa klub asuhan Manuel Pellegrini ini akan menjadi lawan tangguh bagi dua klub raksasa.

Sembilan pemain baru dibeli sepanjang musim lalu. Enam di antaranya telah menjadi pemain kunci.

 

Kokohnya Lini Belakang

Martin Demichelis yang terbuang dari Bayern Muenchen menjadi pilihan utama sebagai bek tengah. Di sisnya, ada Joris Mathijsen, pemain berusia 31 tahun asal Hamburger SV.

Duo gaek ini cukup ampuh. Mereka cuma terbobol empat gol dari enam pertandingan awal. Bahkan, sepanjang pekan kedua hingga pekan kelima, duet Demichelis-Mathijsen tak pernah dipecundangi penyerang lawan.

 

Mengilapnya Muka Baru

Di lini tengah, Joaquin Sanches, Jeremy Toulalan, dan Santi Cazorla berperan penting untuk keberhasilan Malaga. Dengan formasi 4-2-3-1, barisan gelandang memang menjadi “penyerang bayangan” yang tugasnya mencetak gol. Sementara, satu penyerang utama “ditakdirkan” untuk menjadi benteng yang menipu para bek lawan.

Malaga beruntung memiliki penyerang Ruud Van Nistelrooy. Meski sudah berusia 34 tahun, ia tampil cukup apik. Kinerjanya memudahkan sang “penyerang rahasia” seperti Julio Baptista yang ditarik agak ke belakang.

Catatlah, Van Nistelrooy telah melepaskan 13 tembakan hingga pekan keenam La Liga. 4 di antaranya tepat sasaran. Sementara, barisan gelandang melepaskan 38 tendangan lebih.

 

Pertunjukan Santi Cazorla

Santi CazorlaUrusan ketajaman, dengan satu penyerang, akan ada gelandang serang yang melejit perolehan golnya. Dan takdir itulah yang menimpa Santi Cazorla.

Pemain yang dibeli dari Villarreal seharga 19 juta euro ini telah mencetak 4 gol. Ia melepas 15 tembakan dengan ketepatan di atas 50%.

Persentase ini jauh lebih baik daripada Van Nistelrooy (31% tepat sasaran) atau Julio Baptista (42%).

Akhir pekan ini, Malaga bersiap untuk menghadapi Levante. Klub ini tak kalah ajaib daripada mereka. Levante untuk sementara tak terkalahkan dan berada di posisi runner-up. Sama seperti Malaga, awalnya Levante kurang diperhitungkan.

Menyikat Levante tentu akan membuat Ruud Van Nistelrooy dkk. melanjutkan tren positif. Mereka setidaknya akan menarik perhatian Barcelona dan Real Madrid. Namun, bila tumbang, pembelian pemain seharga 52 juta euro bisa membuat Sheikh Abdullah Al Thani, sang pemilik klub, pusing tujuh keliling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda