Bila Gunung Kelud Erupsi, 9 Desa Terancam Terdampak Bencana

Gunung Kelud

Terdapat 9 desa yang berbatasan dan dekat letaknya dengan Gunung Kelud yang kini sedang kembali aktif statusnya. Ke 9 desa itu berada di Kecamatan Ngantang serta Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jatim. Karena itu warga ke 9 desa tersebut diminta untuk waspada demi antisipasi bila Gunung Kelud benar-benar erupsi.

Sedangkan yang paling beresiko terdampak ada 3 desa di Kecamatan Ngantang, yaitu Pandansari, Banturejo, serta Pagersari.

“Bila Kelud erupsi, tiga desa itu yang pertama kali merasakan hujan abu dan material padat vulkanik,” terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Hafi Lutfi seperti dilansir oleh laman Tempo.co pada Jum’at 07/02.

Untuk memudahkan evakuasi nantinya, BPBD telah merancang skenario manajemen penanganan bencana. Lembaga tersebut mulai mendata berapa jumlah penduduk yang berada di desa-desa tersebut.

Karena letak Gunung Kelud yang berada di antara wilayah Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang, maka pemerintah ke 3 wilayah tersebut telah melakukan koordinasi untuk menghadapi berbagai kemungkinan bila gunung itu erupsi. Tentunya sesuai dengan kebijakan masing-masing pemerintah daerah, ujar Lutfi lagi.

Status Gunung Kelud dinaikan menjadi ‘waspada’ sejak 2 Februari 2014 oleh Badan Geologi, sehingga radius 2 km dari pusat kawah harus disterilkan dari aktifitas warga atau pengunjung. Evaluasi terus dilakukan hingga kini untuk memantau berbagai aktifitas yang terjadi di Gunung berapi aktif teersebut. Sebelumnya Gunung setinggi 1.731 meter dari permukaan laut itu pernah meletus pada tahun 2007 lalu.

Komentar Anda

Leave A Response