Scroll to Top

Xavi Mendukung Lionel Messi Mendapatkan Ballon d’Or

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 12 Oct 2011

Xavi Lionel Messi

Dia adalah otak pemainan Barcelona dan timnas Spanyol. Tanpanya, Lionel Messi yang bergelar pemain terbaik dunia, tak bisa maksimal. Namun, Xavi Hernandez tak mau jumawa. Ia bahkan mendukung Messi untuk kembali memenangi Ballon d’Or tahun ini.

Bermain sebagai playmaker memang cukup “menyebalkan” dalam waktu tertentu. Kinerjanya tak terlalu dianggap dibanding penyerang. Hal ini sudah dirasakan Xavi tahun lalu. Bahkan, dalam ajang yang sama pula, Ballon d’Or.

 

Bisa Apa Messi Tanpa Xavi?

Tahun 2010, tiga pemain Barcelona masuk dalam nominasi penerima penghargaan pesepakbola terbaik sejagat versi FIFA. Mereka adalah Lionel Messi, Xavi Hernandez, dan sang penyihir Andres Iniesta.

Ketiganya membawa Barcelona dalam level yang tak terjangkau klub lain. Messi, Xavi, dan Iniesta pun bersaing ketat. Namun, apalah daya. Mesiah asal Argentina menerima penghargaan yang baru tahun itu diselenggarakan secara resmi oleh FIFA tersebut (sebelumnya bersifat independen).

Banyak yang berkata, Xavi lebih layak daripada Messi. Hal ini bisa dilihat dari perbandingan keduanya. Bisa apa Messi tanpa Xavi dan sebaliknya, bisa apa Sang Penggerak Pupet tanpa Maradona baru ini.

Jawabannya, Xavi lebih digdaya. Tanpa Xavi, Messi melempem. Piala Dunia 2010 menjadi buktinya. Meskipun tampil apik sepanjang turnamen, sinar Messi tak seterang saat Xavi memberikan begitu banyak suplay bola untuknya. Sebaliknya, Xavi menjadi salah satu kunci Spanyol menjuara Piala Dunia.

Messi tanpa Xavi seperti tanah kering. Namun, Xavi tanpa Messi tetap luar biasa.

 

Mengejar Rekor

Ballon d'Or 2010Alih-alih menegaskan keberadaannya yang begitu penting untuk Sang Mesiah, Xavi justru berpikir sebaliknya. Ia begitu mendukung Messi untuk sekali lagi meraih Ballon d’Or.

Dengan santai, Xavi berkata, “Messi adalah sosok rendah hati, teman terbaik, dan referensi bermain siapa pun. Saya berharap ia menang karena Messi memang layak mendapatkannya.”

Ditanya tentang obsesinya sendiri, Xavi tidak banyak bicara. Ia mencukupkan diri berpuas pada posisi vitalnya. “Saya bahagia berperan besar untuk klub dan timnas. Saya tidak bisa berpikir di luar itu.”

Xavi juga lebih suka memikirkan timnya. Baginya, Barcelona masih haus gelar. Bukan tidak mungkin mereka akan mengulangi sukses tahun 2009. Kala itu, Barcelona memenangkan 6 gelar dari 6 kompetisi yang mereka lalui. Tahun tersebut menjadi tahun pertama Guardiola melatih skuad Camp Nou.

Katanya, “Selalu ada alasan untuk memenangkan liga (Spanyol) lebih banyak. Demikian juga Liga Champions, Copa del Rey, dan Piala Dunia Antar Klub Desember mendatang. Semua orang di tim (Barcelona) menginginkan gelar-gelar tersebut.”

Dukungan Xavi terhadap Messi sendiri bukannya tanpa maksud. Seandainya Messi meraih Ballon d’Or tahun ini, ia akan memenangkan gelar yang sama selama tiga tahun berturut-turut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda