Scroll to Top

Real Betis: Tim Promosi Terbaik di Eropa

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 14 Oct 2011

Roque Santa Cruz

Sebutkan tiga liga terbaik di dunia. Liga Inggris (Premier League), Liga Italia (Serie-A), dan Liga Spanyol.

Sebutkan pula tim-tim promosi di ketiga kompetisi tersebut.

 

Klub Promosi Liga Italia: Cuma Bisa di Papan Bawah

Italia memiliki Atalanta, Siena, dan Novara, tiga klub teratas Serie B musim 2010/2011. Dari ketiga klub tersebut, sementara Siena yang paling unggul. Mereka ada di posisi 13. Kemudian, disusul Novara dengan ranking 14.

Atalanta sang juara Serie-B musim lalu ada di peringkat 16. Meskipun meraih poin 11, nilai Atalanta dikurangi 6 poin karena terlibat dalam skandal sepakbola Italia. Artinya, ketiga klub ini cuma bisa menembus papan bawah klasemen Serie-A.

 

Klub Promosi LigaInggris: Menyundul ke Papan Tengah

Kini, tengoklah Liga Inggris. Ada juara divisi Championshup, Queens Park Rangers (QPR). Bersama QPR, ada pula Norwich City dan Swansea City. Ketiga tim promosi ini meraih hasil lumayan.

Hingga pekan ke-7, mereka duduk di papan tengah. Ketiganya sama-sama memetik angka sama, 8. Bedanya, Norwich City lebih unggul dalam selisih gol. Mereka ada di posisi 9. Kemudian, berturut-turut

Swansea dan QPR ada di peringkat 10 dan 11. Artinya, jarak antara klub divisi Championship dan Premier League semakin tipis.

 

Klub Promosi Liga Spanyol: Keajaiban Real Betis

Bagaimana dengan La Liga? Sang juara Segunda Division, Real Betis, kembali ke liga teratas setelah dua tahun berkubang. Mereka diikuti oleh Rayo Vallecano dan Granada.

Bagi Granada, lolos ke Primera Division adalah kelegaan tersendiri karena sudah 35 tahun tak mengecap hal ini.

Granada yang lolos melalui babak promosi, adalah yang terburuk dari ketiganya. Mereka duduk di peringkat 19 dengan 4 poin. Sementara, Rayo Vallecano berada di papan tengah. Sekali menang, tiga kali seri dan dua kali tumbang mengerek posisi mereka ke posisi 13 dengan 6 poin.

Tidak ada yang seluarbiasa Real Betis. Mereka memang sudah dua kali kalah. Namun, anak asuh Pepe Mel pernah berkuasa di posisi puncak La Liga selama dua pekan, yaitu pekan 4 dan 5. Mereka baru lengser pada pekan keenam sebelum jeda internasional.

Dua kekalahan berturut-turut atas Getafe dan Levante menjatuhkan Betis yang sebelumnya meraup empat kemenangan beruntun. Kini mereka bercokol di peringkat tujuh, atau yang terbaik di antara sembilan tim promosi di tiga liga besar Eropa.

 

Klub Liga Peringkat Poin
Real Betis Spanyol 7 12
Norwich City Inggris 9 8
Swansea Inggris 10 8
QPR Inggris 11 8
Rayo Vallecano Spanyol 13 6
Siena Italia 13 5
Novara Italia 14 5
Atalanta Italia 16 6
Granada Spanyol 19 4

 

Kekuatan Lini Tengah

Bergantung pada penyerang “buangan” Roque Santa Cruz, Betis mampu mencetak 9 gol dari enam pertandingan. Cuma dalam dua pekan terakhir saja mereka menumpul. Santa Cruz didukung rekannya, Ruben Castro. Kedua pemain ini sama-sama sudah menyumbang 2 gol.
Gelandang Betis juga lumayan subur. Sang nomor 10, Benat, memiliki koleksi gol yang sama dengan para penyerang. Demikian juga Salva Sevilla.

Memang, selalu ada nada sinis. Akan senantiasa muncul tim-tim kejutan di La Liga pada awal musim. Namun, akhirnya perebutan gelar juara menjadi milik Barcelona dan Real Madrid saja. Dua kekalahan Betis menjadi sinyal keadaan serupa.

Pertandingan akhir pekan ini melawan Real Madrid akan menjadi bukti sejauh apa kemampuan Betis yang sesungguhnya. Bisakah mereka membuat kejutan di Santiago Bernabeu? Ataukah rekor 221 menit tak membobol gawang lawan akan berlanjut?

Sebagai hiburan, kita lihat video kemenangan Betis atas Real Zaragoza 4-3. Inilah kemenangan terakhir mereka, setidaknya hingga pekan keenam La Liga.

http://www.youtube.com/watch?v=xlSyt9jz_bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda