Scroll to Top

Matikan TV Untuk Mempererat Hubungan Keluarga

By Ika / Published on Saturday, 15 Oct 2011

TV dan KeluargaKehidupan sebuah keluarga yang harmonis dan minim akan konflik atau masalah tentu menjadi dambaan setiap orang. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas hubungan keluarga Anda adalah dengan mematikan televisi dan komputer di rumah. Apa hubungannya?

Seperti yang kita ketahui, perkembangan zaman saat ini begitu pesat dengan adanya teknologi.  Semua ini diiringi oleh kesibukan manusia itu sendiri  sehingga terkadang tidak sempat untuk meluangkan waktu bagi keluarga.

Para peneliti mengatakan bahwa seseorang yang sibuk dan lebih sering meluangkan waktu mereka bersama barang-barang digital, umumnya akan memiliki pola makan yang salah, tidak sehat dan kurang berolahraga, prestasi akademisnya juga cenderung menurun. Tak hanya itu, seseorang yang terlalu banyak berinteraksi dengan benda digital, hubungan keluarganya bisa memburuk.

Profesor Kelly Warzinik dari Universitas Missouri di Amerika Serikat mengatakan bahwa mematikan perangkat digital adalah salah satu langkah penting dalam mempertahankan hubungan keluarga. Daripada menonton televisi atau sibuk berbicara lewat ponsel, orang tua sebaiknya bisa memanfaatkan waktu luang mereka untuk berinteraksi dengan anak-anak.

menonton televisi“Sangat penting bagi seorang anak untuk memilki kegiatan sendiri. Namun baik orang tua maupun anak sebaiknya jangan terlalu sibuk agar mereka memiliki waktu luang untuk berkumpul,” kata Profesor Kelly sebagaimana dikutip Sidomi News dari Dailymail.

Sedangkan bagi pasangan suami istri yang sama-sama sibuk bekerja dan sudah memiliki anak, harus lebih intens untuk memelihara hubungan mereka sebagai pasangan dengan cara banyak-banyak berkomunikasi. Caranya? sering-seringlah saling menelepon setiap hari walau memiliki kesibukan padat. Saling mengirim email atau SMS juga dianjurkan agar komunikasi tetap terjalin. Ketika sudah berada di rumah dan anak-anak sedang tidur, abaikan barang-barang digital seperti iPhone atau televisi dan jalin komunikasi yang lebih dalam dengan pasangan.

Seorang ahli dari Universitas Missouri bernama Saralee Jamieson ikut menambahkan bahwa seseorang yang sering menonton TV akan membuat pilihan yang salah dalam hal makanan karena bisa termakan iklan produk-produk berkalori tinggi dan rendah gizi, hal ini tentu saja menyebabkan kesehatan menurun. Tak hanya itu, program televisi yang kadang sarat akan kekerasan juga bisa mempengaruhi pola pikir seseorang.

Sedikit tips untuk mempererat hubungan keluarga, batasi pemakaian barang-barang digital seperti televisi. Jika memiliki televisi di kamar pribadi, segera pindahkan. Ada baiknya hanya memiliki satu buah televisi sehingga semua anggota keluarga dapat menonton bersama dan tetap bisa bersosialisasi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda