Scroll to Top

Kiper Jepang Diminati Tim Premier League

By Wan Faizal / Published on Monday, 06 Jun 2011

Satu lagi pemain asal Asia yang mungkin akan ikut meramaikan English Premier League. West Bromwich Albion dikabarkan tertarik untuk mendatangkan kiper utama Timnas Jepang, Eiji Kawashima.

West Brom bahkan telah melayangkan penawaran resmi pada Lierse, tim asal Belgia yang dibela Kawashima saat ini. West Brom telah memantau aksi-aksi Kawashima sejak beberapa bulan lalu dan telah menanyakan tentang status Kawashima pada Maret silam.

Kiper yang turut membawa Jepang meraih gelar juara Piala Asia 2011 itu pun tampaknya juga menyambut baik kabar ini. “Saya selalu berharap dapat bermain di sebuah kompetisi yang lebih kompetitif suatu hari nanti, terutama di negara Inggris,” ujar Kawashima.

Jika transfer tersebut terwujud, maka Kawashima akan menyusul beberapa koleganya yang terlebih dahulu membela tim-tim Premier League, seperti Park Ji Sung (MU/Korsel), Lee Chung Yong (Bolton/Korsel), Tim Cahill (Everton/Australia), Ali Al Habsi (Wigan/Oman), Ryo Miyaichi (Arsenal/Jepang), dan lain-lain.

Sekilas tentang Eiji Kawashima

Kawashima lahir di Saitama, Jepang, pada 20 Maret 1983. Ia memulai karier profesionalnya pada 2001 dengan membela Omiya Ardija. Bahkan sebelumnya ia sempat menjalani training di salah satu kontestan Serie-A Italia, Parma.

Selanjutnya, pada 2004 ia membela Nagoya Grampus Eight, dan menghabiskan waktu selama tiga musim disana. Pada 2007, ia hijrah ke Kawasaki Frontale hingga 2010. Lierse menjadi pelabuhan berikutnya bagi kiper berusia 28 tahun tersebut.

Berkat penampilan apiknya, Kawashima sukses masuk ke dalam 23 pemain Timnas Jepang yang akan berlaga di World Cup 2010. Tergabung di Grup E bersama Belanda, Denmark, dan Kamerun, tak membuat nyali Kawashima ciut. Terbukti ia berhasil meloloskan Jepang ke fase knock-out. Jepang sendiri akhirnya tersisih setelah disingkirkan Paraguay lewat drama adu penalti pada babak perdelapan final.

Kecermelangan Kawashima terus berlanjut pada gelaran Piala Asia 2011 di Qatar, Januari silam. Aksi heroiknya terjadi di babak semifinal melawan Korea Selatan. Saat itu ia berhasil mementahkan dua tendangan penalti pemain Korsel dan membawa Jepang lolos ke final. Jepang sendiri akhirnya mampu menjadi juara setelah menumbangkan Australia 1-0.

Komentar Anda